Panglima TNI: Pencurian Bendera di Aceh Bukan Aksi Separatis

Panglima TNI: Pencurian Bendera di Aceh Bukan Aksi Separatis

- detikNews
Selasa, 21 Agu 2007 20:48 WIB
Jakarta - Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto menyatakan pencurian dan perobekan bendera merah putih di Aceh beberapa waktu lalu bukan aksi separatisme. Peristiwa itu merupakan persoalan hukum yang ditangani pihak kepolisian."Tidak ada aksi separatis. Aksi separatis itu seperti apa? Bersenjata atau tidak? Kalau bersenjata, itu bagian TNI untuk turun," kata Panglima TNI di sela-sela pameran batik 'Menguak Goresan di Balik Arti' di Balai Sudirman, Jl Dr Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (21/8/2007).Tentang pelaku pencurian dan perobekan bendera merah putih menjelang peringatan 17 Agustus lalu, menurut Djoko, saat ini tengah ditangani oleh pihak kepolisian. Namun, Djoko menyatakan, hingga saat ini Indonesia bersih dari aksi maupun gerakan separatis yang menganggu keutuhan NKRI.Ketika ditanya apakah akan ada pergantian Pangdam Iskandar Muda terkait bobolnya pencurian bendera tersebut. Djoko menjawab bahwa tidak ada pergantian pangdam seperti disuarakan sejumlah kalangan."Tidak ada pergantian, ini kan beda kasusnya dengan kasus di Ambon," jawab Djoko singkat.Seperti diberitakan sebelumnya, menjelang peringatan HUT RI ke-62 lalu, sekitar 150 bendera merah putih yang sudah terpasang di rumah warga diturunkan dan dicuri oleh orang tak dikenal di Lhokseumawe, Aceh. Tindakan ini menimbulkan reaksi keras yang mengatakan pencurian itu telah melecehkan NKRI. (zal/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads