Kerusuhan Nodai Tahapan Pilkada Maluku Utara

Kerusuhan Nodai Tahapan Pilkada Maluku Utara

- detikNews
Selasa, 21 Agu 2007 19:30 WIB
Ternate - Tahapan Pilkada Maluku Utara diwarnai kerusuhan. Kelompok pendukung salah satu calon dibubarkan paksa oleh polisi karena menduduki dan menggelar demo di Kantor KPU Provinsi Maluku Utara hingga melanggar batas waktu yang diizinkan.Massa pendukung Mudassar Syah-Rusdi Hanafi sudah mulai mendatangi kantor KPUD sejak Senin, 20 Agustus, malam. Informasi yang diterima detikcom, kedatangan ribuan orang itu karena dipicu isu jagonya tidak bakal lolos proses verifikasi calon.Akhirnya isu itu menjadi kenyataan, setelah nama Mudassar Syah-Rusdi tidak menjadi salah satu kandidat yang diloloskan KPUD lewat pengumuman pada Selasa (21/8/2007) pukul 10.00 WIT. Mudassar Syah-Rusdi tidak lolos karena partai pendukungnya juga mendukung calon lainnya.Tidak puas, massa menuntut jagonya diloloskan hingga pukul 19.30 WIT. Polisi pun bergerak untuk membubarkan massa yang sudah melewati batas waktu aksi demonstrasi."Karena sudah melebihi batas waktu yang ditentukan. Melanggar UU dalam melakukan orasi. Izin demo kan sampai jam 18.00 WIT. Sementara massa bersikeras mau bertahan," kata Direktur Intelijen Keamanan Polda Maluku Utara AKBP Abdi Darma yang didampingi Kapolres Ternate AKBP Edi Purwatmo di kantor KPUD, Jl Mononutu, Ternate, Maluku Utara.Bentrokan pun tidak terhindarkan. 300 polisi berusaha memecah konsentrasi massa dengan menembakkan gas air mata dan semprotan air dari water cannon.Massa pun membalas dengan lemparan batu dan benda-benda tumpul lainnya. Tidak ada orang yang ditahan maupun korban jiwa dalam kejadian ini. Setelah satu jam, sekitar pukul 20.30 WIT, polisi sudah berhasil menguasai keadaan dan massa sudah membubarkan diri. (gah/ziz)


Berita Terkait