Wuih! Pembajak VCD/DVD Untung Belasan Juta Rupiah per Hari
Selasa, 21 Agu 2007 16:11 WIB
Jakarta - Membeli VCD/DVD bajakan tidaklah mahal. Paling cuma Rp 3.500 hingga Rp 6.000. Tapi siapa nyana, keuntungan bagi sang pembajak bisa mencapai belasan juta rupiah per hari. Ck.. ck.. ck.."Tidak membutuhkan ruangan yang luas. Cukup ruangan ukuran 2x3 meter, mereka bisa mempunyai 5 mesin duplikator," kata Kanit II Satuan Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Polda Metro Jaya Kompol Zainuddin di kantornya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (21/8/2007).Menurut dia, duplikator yang biasa digunakan adalah DVD writer yang disusun bertingkat dalam 1 casing CPU komputer. Jumlahnya bisa mencapai 6 DVD writer.Zainuddin menjelaskan, pada 16 Agustus 2007, polisi membekuk 4 tersangka pembajakan VCD/DVD film dan lagu. Masing-masing berinisial FR, MAS, DIN, dan PUL. Dari tempat itu disita 17 mesin duplikator."Tersangka beroperasi di daerah perumahan Jatibening II, Bekasi Barat," kata Zainuddin.Sebelumnya, pada Juli 2007 polisi telah menangkap 5 pembajak berinisial JS, HRT, AT, STJP, dan NA. Mereka memiliki 8 unit duplikator sebagai alat utama pendukung aksi mereka.Kelima tersangka itu ditangkap di tempat berbeda. Antara lain di Jl Pintu Besar Glodok, Jl Tambora VI Jakarta Barat, dan Kramat Jati Jakarta Timur.Setiap harinya, mereka bisa memproduksi 20 ribu keping VCD/DVD. Dengan modal Rp 500 per keping, mereka menjual ke pedagang dengan harga Rp 1.300 tiap keping."Mereka bisa memproduksi ribuan keping per hari. Jadi bayangkan saja keuntungannya. Selama 6 bulan mereka beroperasi, negara telah dirugikan sekitar Rp 200 juta," kata Zainuddin.
(fiq/sss)











































