Interpelasi Lapindo Gagal Disepakati, FKB Walk Out
Selasa, 21 Agu 2007 15:55 WIB
Jakarta - Setelah melalui pembahasan alot, DPR kembali menunjukkan ketidakpekaannya terhadap penderitaan warga Sidoarjo. Usul interpelasi Lapindo gagal disepakati. Buntutnya, puluhan politisi FKB yang dikomandoi Effendi Choirie pun walk out.Lobi antar fraksi hanya sepakat untuk lebih mengefektifkan Badan Pengawas DPR untuk Lapindo selama 3 bulan."Musyawarah fraksi-fraksi menyepakati pada prinsipnya semua setuju interpelasi. Tetapi setelah tim pengawasan bekerja selama tiga bulan apabila laporan tim dalam rapat paripurna menilai penanganan Lapindo belum berhasil," kata Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar usai menyampaikan hasil rapat lobi pimpinan DPR dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/8/2007).Usai menyampaikan hal itu, Muhaimin langsung meminta persetujuan anggota DPR terkait lobi pimpinan tersebut. "Apakah disetujui," kata Muhaimin.Seluruh anggota dewan yang hadir, kecuali dari FKB, langsung menjawab setuju. Namun di tengah teriakan setuju itu, pimpinan FKB Effendi Choirie alias Gus Choi langsung berdiri dan menyatakan interupsi.Gus Choi menyatakan keberatannya atas keputusan tersebut. Dia menyatakan, FKB tidak ikut bertanggung jawab atas keputusan itu dan menyatakan walk out."Masyarakat kita sudah sakaratul maut, kita tidak bisa lagi bermain-main dengan ini. Kami tidak setuju dengan keputusan itu dan kami tidak ikut bertanggung jawab, karena itu kami menyatakan walk out," katanya seraya melangkah ke luar ruangan.Aksi Gus Choi diikuti seluruh anggota FKB yang mengenakan tulisan "Solidaritas Lorban Lumpur Lapindo" di dahinya.Setelah aksi politisi FKB itu, Muhaimin tetap melanjutkan sidang dan memutuskan menunda interpelasi lapindo selama 3 bulan.
(umi/asy)











































