Menneg PP: Pria Mata Keranjang Harus Ditertibkan
Selasa, 21 Agu 2007 13:43 WIB
Jakarta - Usulan Bupati Indramayu Irianto MS Syaifudin tentang tes keperawanan siswi SMU membuat Menneg PP Meutia Farida Hatta sengit. Menurutnya, usulan tersebut sangat diskriminatif."Nggak masuk akallah. Itu diskriminasi terhadap perempuan. Bukan hanya perempuan, tapi laki-laki mata keranjang juga perlu ditertibkan. Apalagi yang sudah mengganggu istri orang," kecam Meutia.Pernyataan lugas itu disampaikan putri proklamator RI ini saat ditemui detikcom di sela-sela lokakarya 'Osteoporosis menurunkan produktivitas bangsa' di Hotel Shangri-La, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (21/8/2007).Menurut Meutia, tes keperawanan tidak bisa diterima dan tidak adil. Cara ini juga tidak pernah efektif mencegah fenomena pergaulan bebas di kalangan remaja."Itu sudah dibatalkan karena kita sudah protes. Cara-cara seperti itu tidak benar," kata Meutia.Rencana tes keperawanan ini dicetuskan Irianto setelah merebaknya video mesum yang diperankan pasangan Ja (17) dan LH (16). Keduanya merupakan pelajar sebuah SMA favorit di Indramayu. Saat ini Ja dan LH telah dikeluarkan dari sekolahnya.
(ary/djo)











































