Heboh Antre Minah di Pangkalan Jati, Warga Panjat Pagar

Heboh Antre Minah di Pangkalan Jati, Warga Panjat Pagar

- detikNews
Selasa, 21 Agu 2007 11:25 WIB
Jakarta - Desak-desakan, dorong-dorongan, hingga memanjat pagar. Begitulah kehebohan antrean minyak tanah (minah) di Pangkalan Jati, Depok, Jawa Barat. Pantauan detikcom, hingga pukul 11.00 warga mengantre sejak pukul 08.00 WIB. Pangkalan minah di Jl Pangkalan Jati I RT 4 RW 2, Depok, Jawa Barat ditutup pagar hanya setinggi 1,5 meter, dipanjat oleh puluhan warga yang datang bergelombang. "Saya duluan!" teriak salah satu warga. "Saya dari tadi!" timpal warga yang lain. Desak-desakan pun terjadi. Warga yang berbondong-bondong membawa jeriken, berlomba-lomba menyerahkan jeriken kepada pangkalan dari atas pagar.Tak pelak, 5 pedagang minah yang membawa gerobaknya pun dihalangi warga. Mereka yang seharusnya mengirim kepada pelanggan mereka, yang mayoritas pemilik warung di daerah Pangkalan Jati, diserbu warga. Alhasil, tak usah berkeliling jauh, mereka terpaksa menjual minahnya kepada warga seharga Rp 2.500,/ liter, selisih Rp 150 dari harga pangkalan."Ini Mas, antreannya banyak sekali. Soalnya dari 4 kelurahan. Dari Gandul, Krukut, Cipete, dan Pangkalan Jati," tukas pemilik pangkalan minah Jabar.Antrean seperti ini terjadi karena Pertamina satu bulan terakhir mengurangi pasokan minahnya. "Pasokannya biasanya 2 kali seminggu. Sejak sebulan yang lalu, jadi sekali seminggu. Satu kali kirim 5 ribu liter, itu habis dalam waktu 4 sampai 5 hari," ujar dia.Jabar mengaku tidak tahu persis alasan Pertamina mengurangi jatah pasokan minah ke pangkalannya."Nggak tahu, katanya ada rencana penggantian dengan kompor gas, jadi mungkin dikurangi," imbuh dia.Antrean ini tidak sampai membuat macet lalu lintas yang ada di jalan tersebut, karena jalan itu relatif sedikit dilalui kendaraan. Hanya, pengendara yang lewat pun melambatkan kecepatan kendaraannya. (nwk/asy)



Berita Terkait