Syam Terendus Atas Info Gunawan
Senin, 20 Agu 2007 21:00 WIB
Jakarta - Letda (Marinir) Syam Ahmad Sanusi akhirnya tewas ditembak POM Angkatan Laut (AL). Jejak pembunuh Dirut PT Asaba Boedyharto Angsono itu diketahui sebagai buah dari hasil pemeriksaan polisi terhadap Gunawan Santoso. "Waktu Gunawan kita tanya kapan terakhir bertemu Syam, dia bilang di Korea. Ya sudah dari situ kita menebak kalau Syam berada di Pandeglang," kata sumber di Kepolisian saat ditemui di Jakarta, Senin (20/8/2007). Sumber itu menjelaskan alasan Korea itu berarti Pandeglang berdasarkan hasil analisa dari setiap jawaban yang Gunawan lontarkan. "Gunawan tidak pernah kabur ke luar negeri. Kita tidak pernah mendapatkan barang bukti paspor. Jadi selama ini dia keliling Indonesia," jelas sumber itu. Sumber itu juga mengungkapkan bahwa pelacakan Syam juga berdasarkan hasil penelusuran pembuatan KTP Gunawan yang di buat di Rangkasbitung. "Gunawan itu buat identitas dibantu Kopral AD. Dia itu masih famili Syam, jadi dia kita lacak ke sana," imbuh sumber itu. Selain itu sumber itu menambahkan bahwa Gunawan saat ditangkap tidak pernah bersama dengan wanita. Seperti diketahui, sempat ada berita bahwa ada seorang wanita bersama Gunawan saat polisi menangkapnya beberapa waktu lalu. "Dia memang pintar menjawab. Waktu dia di tangkap di mal, seorang satpam berkata ada wanita yang tiba-tiba menangis, lalu Gunawan menjawab kalau itu teman wanitanya. Dia langsung reflek menjawab. Memang dia seperti itu," tandasnya. Gunawan saat ini ditahan di LP Nusakambangan.
(ndr/asy)











































