TNI AL Duga Pelarian Syam Dibantu Lebih Satu Orang
Senin, 20 Agu 2007 17:12 WIB
Jakarta - TNI Angkatan Laut menduga jumlah orang yang membantu pelarian mantan anggota Marinir, pelaku pembunuh bos PT Asaba, Letda Syam Ahmad Sanusi yang tewas dalam pengejarannya lebih dari satu."Itu sangat sulit, tapi saya rasa, diduga yang bantu lebih dari satu orang, karena Syam itu masyarakat di situ, ada orang yang suka atau tidak, dan ada orang yang bantu," kata Komandan Polisi Militer TNI AL, Brigjen Marinir Sapardi dalam jumpa pers di Mabes Angkatan Laut, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (20/8/2007).Terkait senjata api FN 45 dan amunisi yang dimiliki Syam selama ini disuplai siapa, Sapardi mengaku, belum bisa membuktikan siapa pelakunya. Hanya saja, orang yang saat ini diduga terlibat dalam hal ini sedang ditangani instansi terkait, tergantung angkatannya."Kalau dia dari AD, ya yang tangani dari AD, kalau AL ya AL dan kalau polisi ya polisi. Ini semua kan baru diduga," jelasnya.Menurut Sapardi, soal kepemilikan senjata belum bisa ditentukan asalnya, sebab selama ini orang umum (sipil) juga bisa mendapatkannya. "Kita cek di internal AL tidak ada dalam inventaris. Soal ini kita sedang dalam proses koordinasi penyelidikan, karena kepemilikan senjata di luar juga banyak dan tidak sedikit jenisnya, semua sedang diselidiki," ungkapnya.Hal senada juga diutarakan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Sugeng Darmawan. Sugeng mentakan, pihaknya telah melakukan pengecekan ulang terhadap invetaris negara, ternyata FN 45 yang digunakan Syam bukan milik AL.Namun Sugeng mengaku kemungkinan senjata itu diberikan orang dekat atau kenalan Syam. "Kalau dugaan bisa berkembang, tapi itu tidak menutup kemungkinan, tapi saya belum mendapatkan kemugkian sejauh itu," jelasnya.Hingga kini, lanjut Sugeng, pihaknya belum menerima laporan resmi terkait pemeriksaan salah seorang anggota Koramil, yang diduga membantu pelarian Syam selama ini. Menurutnya, dengan tertangkap dan tewasnya Syam, tugas POM AL, khususnya POM Lantamal III sudah selesai.
(zal/bal)











































