Penculik Anak Ketua Hipmi Tidak Minta Tebusan

Penculik Anak Ketua Hipmi Tidak Minta Tebusan

- detikNews
Senin, 20 Agu 2007 16:34 WIB
Jakarta - Ketua II Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi Said Ali hanya bisa bingung. Seseorang yang mengaku menculik anaknya Raisya (7) menghubunginya. Ali hanya diancam untuk tidak lapor polisi.Hal ini diungkapkan Kepala Satuan Kejahatan dan Kekerasan Ditkrimum Polda Metro Jaya AKBP Fadil Imran di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (20/8/2007)."Dalam telepon itu, penculik tidak meminta tebusan, hanya minta jangan lapor polisi," ujar Fadil menirukan penuturan Said.Fadil menambahkan, Said menerima telepon dari penculik sekitar pukul 13.00 WIB pada Rabu 15 Agustus setelah peristiwa penculikan pada jam 12.00 WIB.Raisya diculik 4 pria tak dikenal. Ketika itu Raisya baru saja dijemput oleh pembantunya Linda (20) dari sekolahnya di TK Al Ikhsan di Kompleks AURI, Jalan Wira Bakti 3 Blok P8, Jakarta Timur.Ketika berada di pertigaan Jl Wiradharma yang tidak jauh dari rumahnya, tiba-tiba motor yang dikendarai Linda dihentikan empat pria dengan ciri-ciri tinggi, kurus, dan mengenakan topi.Di bawah todongan pisau, Raisya kemudian dibawa ke sebuah mobil minibus bewarna hitam yang telah menunggu. Linda yang sempat berteriak tidak dapat berbuat apa-apa. Seorang warga sempat berusaha mengejar penculik, namun keempatnya kabur dan menghilang melalui pintu tol Cikampek.Dijelaskan Fadil, hingga kini para penculik belum menghubungi kembali pihak keluarga. Polisi, lanjut dia, masih kebingungan mencari tahu motif penculikan. "Kita belum tahu motifnya," ujarnya singkat.Namun Fadil mengimbau jika ada yang melihat Raisya bisa segera menghubungi polisi atau posko asistensi Raisya care di Jl Ampera Raya No 19 A Kemang, Jakarta Selatan. Fadil menyebutkan ciri-ciri Raisya bertinggi sekitar 130 cm, berkulit kuning langsat, rambut ikal, dan tidak terlalu kurus. (bal/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads