Jalan Kaki, Widjokongko Bertemu Tim Penyidik
Senin, 20 Agu 2007 10:33 WIB
Jakarta - Lama tidak 'tampil', adik kandung mantan Dirut Perum Bulog Widjanarko Puspoyo, Widjokongko Puspoyo, tiba-tiba muncul di Kejagung. Apa kabar, Pak?"Sehat-sehat saja," kata Widjokongko kepada wartawan yang baru ngeh saat dia akan masuk ke dalam lift gedung bundar Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, Senin (20/8/2007).Widjokongko tiba di gedung bundar pukul 09.30 WIB dengan berjalan kaki. Ia dikawal seorang petugas Pamdal Kejagung. Tidak diketahui apakah dia akan menjalani pemeriksaan atau bukan."Saya dipanggil tim penyidik," ujar Widjokongko yang mengenakan batik warna hitam-putih singkat.Dengan kasus Bulog, Bapak merasa dikorbankan? "Itu hanya Tuhan yang tahu," imbuhnya sambil menunjuk ke atas dengan jari telunjuk.Sementara pengacara keluarga Widjanarko, Bonaran Situmeang, mengaku tidak tahu agenda kliennya bertemu dengan tim penyidik."Saya nggak tahu kalau klien saya mau diperiksa. Saya hari ini nggak ada rencana ke Kejagung," ujar Bonaran saat dihubungi wartawan melalui telepon selulernya.Puspoyo bersaudara adalah tersangka gratifikasi impor beras dari Vietnam yang dilakukan oleh Bulog. Widjanarko ditahan di LP Cipinang, sedangkan Widjokongko di Rutan Kejagung.Kasus itu bermula dari kerjasama Bulog dengan Vietnam Southern Food Corporation dalam impor beras 2001-2002. Vietnam Food diduga mengalirkan dana US$ 1,5 juta kepada PT Tugu Dana Utama.Uang itu lantas mengalir ke perusahaan milik Widjokongko, yakni PT Arden Bridge Investment (ABI). Dari situ uang terbagi rata ke istri dan anak Widjanarko.
(irw/sss)











































