Calon Anggota KPU Keliling Pasar, Metode Perekrutan Perusahaan

- detikNews
Senin, 20 Agu 2007 09:59 WIB
Jakarta - 45 Calon anggota KPU wajib keliling pasar, museum, TMII, dan Kantor KPU DKI Jakarta sebagai bagian dari seleksi. Tes semacam itu kerap dilakukan untuk merekrut pegawai perusahaan."Itu cara yang dilakukan lembaga konsultan untuk perekrutan di corporate," cetus pengamat politik Daniel Sparingga dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (20/8/2007).Mengajak para calon berkeliling di lapangan, terbukti unggul untuk melihat kualitas kepemimpinan dan kerjasama. Meski demikian, penilaian ini tidak mudah bagi panitia penilai yang menjadi observer para calon anggota KPU."Ini bukan hal yang mudah untuk mengevaluasi, karena variabelnya banyak. Semua hal bisa terjadi di sini. Itulah yang menjadikan problem bagi penilai," beber Daniel.Menurutnya, ada 3 hal yang menyebabkan tes semacam itu menjadi sulit bagi si penilai. Hal itu adalah, variabel yang banyak, sehingga tidak bisa dikontrol, kesulitan pengamatan, dan yang diamati bertindak tidak natural."Karena tahu sedang diamati, maka yang bersangkutan terkena hallo effect sehingga berlaku tidak natural," beber dia.Ditambahkan dia, budaya perekrutan untuk lembaga negara tentunya berbeda dengan di perusahaan. Kalau mengadopsi cara perekrutan di perusahaan tentunya akan ada banyak hal yang harus diadaptasi, karena mungkin ada banyak hal yang belum cocok."Cara itu kan biasanya untuk public sector. Jadi, panitia sih sebaiknya jangan menyerahkan begitu saja ke konsultan," pungkas Daniel.Tes lanjutan ini akan mulai dilakukan pada Selasa 21 Agustus besok.

(nvt/sss)