Penculik Siswi SMU 3 Dibekuk
Senin, 20 Agu 2007 00:03 WIB
Jakarta - Polda Metro Jaya membekuk komplotan penculik Erizka Prafitasari (16) siswi SMA 3 Jakarta. Mereka ditangkap di Jakarta dan Lampung."Kita tangkap para pelaku hanya 3 hari setelah kejadian," kata Kepala Satuan Reserse Mobile (Kasat Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya AKB Reza Calvian Gumay di Mapolda Metro Jaya, Minggu (19/8/2007).Ketiga tersangka itu adalah Sutrisno (34), Muhammad Cholil alias Ali (20), dan saudara ipar mereka, Rekha Endi (21). Kini mereka harus mendekam di Rutan Mapolda Metro Jaya.Reza menjelaskan, Sutrisno dan Ali ditangkap di rumahnya, masing-masing berada di kawasan Pejaten dan Cilandak, Jakarta. Sedangkan Endi ditangkap di sebuah rumah makan di Lampung.Berdasarkan pengakuan Sutrisno, penculikan itu dirancangnya untuk membayar utang orang tuanya. "Orangtua saya terjerat rentenir, Rp 12 juta," ujarnya kepada wartawan diPolda Metro Jaya.Penculikan ini terjadi pada Rabu 15 Agustus lalu. Saat itu Erizka bersama dengan seorang temannya menumpang sebuah takzi KTI bernopol B 2342 CX dari depan sekolahnya yang berada di kawasan Setiabudi.Selain Erizka dan temannya, taksi yang dikemudikan Sutrisno itu ternyata juga berisi Endi dan Ali. Mereka bersembunyi di dalam bagasi.Saat temannya Erizka turun dari taksi, kawanan ini kemudian melancarkan aksinya. "Pelaku mengatakan kepada korban bahwa ia diculik. Korban sempat teriak namun pelaku mengancamnya," jelas Gumay.Para penculik itu pun kemudian menelepon ayah Erizka melalui nomor 0899-9830262. Para pelaku meminta tebusan sebesar Rp 50 juta kepada Amir, ayahnya Erizka, yang saat itu sedang berada di Yogyakarta.Namun, Amir tak kehilangan akal, dia kemudian melaporkan kejadian itu ke Polda Metro Jaya. Bahkan, sempat terjadi tawar menawar uang tebusan, hingga disepakati angka Rp 40 juta. Akhirnya, pelaku dan Amir sepakat untuk melakukan transaksi pembayaran di depan Taman Mini Indonesia Indah.Para pelaku kemudian mencoba menghilangkan jejak dengan menukar taksi dengan mobil sewaan Suzuki APV hitam B 2428 GQ. Namun, komplotan ini tidak menyadari polisi telah mengendus aksi mereka ini."Kita sempat tembak 8 kali mobil itu, namun mereka berhasil kabur," jelas Gumay.Aksi polisi itu sempat membuat ciut pelaku. Para pelaku itu pun kemudian meninggalkan mobil sewaan itu di daerah Cipayung. Korban erizka pun akhirnya dititipkan ke tukang ojek."Saya takut, akhirnya Rizka saya titipkan ke tukang ojek" ujar Sutrisno.
(ary/ary)











































