Bias dan Politisasi Pengungkapan Kasus Munir

Bias dan Politisasi Pengungkapan Kasus Munir

- detikNews
Minggu, 19 Agu 2007 22:31 WIB
Jakarta - Munculnya nama-nama baru dalam pengungkapan kasus pembunuhan Munir, terutama untuk mencari aktor intelektualnya menjadi bias. Bahkan terlihat adanya upaya kepentingan politik tertentu sebagian kalangan."Saya kira Kepolisian dan Kejaksaan harus fokus. Sebab, munculnya nama-nama baru hanya membiaskan saja," kata Ketua Departemen Pemuda DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Achmad Kasiono Fachruddin usai mengikuti acara diskusi terbatas di Kafe Semanggi, Jl Sudirman, Jakarta, Minggu (19/8/2007).Diakui Kasiono, sejauh ini telah terjadi upaya interest politik yang menyeret kasus Munir. "Saya melihat saat ini ada kepentingan dan intervensi politik dan ini harus dihindarkan," ucapnya.Untuk itulah, Kasiono mengaku, dirinya tidak puas dengan pengungkapan kasus pembunuhan aktivis dan pembela HAM Munir ini. Sebab, selama ini penuntasan kasus ini dinilai adanya politisasi oleh institusi aparat penegak hukum."Saya sangat tidak puat dengan pengungkapan kasus ini. sebab kasus Munir ini merupakan kasus besar bagi dunia hukun di Indonesia dalam penegakkan HAM," jelas pria yang juga aktivis Lingkar 98 ini.Menurut Kasiono, kasus Munir tidak akan pernah terselesaikan jika dalam penuntasan kasus tersebut terjadi upaya politisasi, terutama politisasi institusi. "Kepolisian dan Kejaksaan harus mengedepankan fakta-Fakta hukum yang sudah ada dan menghindarkan interest politik. Jika tidak, pengungkapan kasus ini hanya akan terus kabur meski banyak nama yang disebut-sebut terlibat," ujarnya.Walau pengungkapan kasus Munir belum memusakan, namun Kasiono menyatakan, tidak perlunya peran serta pihak internasional dalam menuntaskan kasus tersebut. Alasannya, kasus Munir merupakan kasus hukum yang terjadi di Indonesia.Yang terpenting, lanjut Kasiono, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus tetap memiliki komitmen tegas dan keseriusan untuk menuntaskan kasus ini, tanpa harus melibatkan dunia internasional. "Semua elemen masyarakat juga harus tetap memberikan preasure kepada pemerintah agar kasus ini segera diungkap," pungkasnya. (zal/ary)


Berita Terkait