Eneng Tertembak Peluru dari Pistol Bripka Z
Minggu, 19 Agu 2007 20:33 WIB
Bandung - Eneng Cantrika (33) menjadi korban peluru nyasar dalam acara dangdutan memperingati HUT ke-62 RI di desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Peluru dipastikan berasal dari anggota kepolisian berinisial Bripka Z.Keterangan tersebut disampaikan langsung pejabat dari Polres Bandung. Menurutnya, Bripka Z pada acara yang digelar di Komplek Bina Karya sedang berupaya mengamankan keributan.Pejabat itu menjelaskan, keributan terjadi lantaran ada seorang pemuda yang mabuk di tengah-tengah penonton. "Petugas kami yang sedang bertugas berusaha mengamankan lokasi dan sempat memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali."Massa langsung kaget dan berlarian. Petugas kami terjatuh sambil tangan yang memegang senjata masih menembak, dan ternyata mengenai warga," tutur pejabat polisi di Polres Bandung itu. Pejabat itu mengakui kejadian itu adalah murni kelalaian dari anggotanya. Bripka Z pun saat ini sudah diserahkan kepada pihak yang berwenang."Kami akui ini adalah kelalaian anggota kami. Saat ini dia sedang diperiksa provost," pungkas dia.Acara dangdutan itu digelar pada Sabtu (18/7/2007) malam. Namun, menjelang pukul 24.00 WIB, tiba-tiba terjadi keributan. Belum diketahui persis bagaimana keributan itu terjadi. Yang jelas, saat itu tiba-tiba terdengar bunyi tembakan. Eneng yang bersimbah darah itu tidak sadarkan diri. Lantas, Eneng dilarikan ke RS Al Islam Bandung di Jl. Soekarno-Hatta. Hingga menjelang subuh, Eneng ditangani di RS itu. Namun, karena lukanya cukup serius, Eneng kemudian dilarikan ke RS Hasan Sadikin. Hingga pukul 17.30 WIB, Eneng, warga kompleks Winakarya II, masih berada di UGD RSHS. Eneng tertembak di leher sebelah kanan. Peluru itu menembus pinggir leher hingga menjebol bagian belakang.
(ern/ary)











































