Eneng Tertembak Peluru Nyasar di Arena Dangdutan

Eneng Tertembak Peluru Nyasar di Arena Dangdutan

- detikNews
Minggu, 19 Agu 2007 17:39 WIB
Bandung - Salakan senjata api terdengar saat terjadi keributan di acara dangdutan memperingati HUT ke-62 RI di Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Peluru dari senjata api menyasar ke leher Eneng Cantrika (33). Kini, Eneng dirawat di RS Hasan Sadiki (RSHS) Bandung. Belum diketahui dari senjata api siapa peluru tersebut. Namun, menurut saksi mata, Taslim, saat itu ada seseorang yang diduga polisi melakukan penembakan peringatan ke udara. "Saya mendengar lebih dua kali suara tembakan," kata Taslim, yang juga merupakan tetangga eneng. Namun, tak lama kemudian, ada orang yang berteriak, "Ada yang tertembak!" Setelah itu, Taslim melihat ada dua orang yang terkena peluru nyasar itu. "Yang tertembak ada dua. Satu Eneng, satu lagi seorang pemuda dari tetangga desa," ujar Taslim. Acara dangdutan itu digelar pada Sabtu (18/7/2007) malam. Namun, menjelang pukul 24.00 WIB, tiba-tiba terjadi keributan. Belum diketahui persis bagaimana keributan itu terjadi. Yang jelas, saat itu tiba-tiba terdengar bunyi tembakan. Eneng yang bersimbah darah itu tidak sadarkan diri. Lantas, Eneng dilarikan ke RS Al Islam Bandung di Jl. Soekarno-Hatta. Hingga menjelang subuh, Eneng ditangani di RS itu. Namun, karena lukanya cukup serius, Eneng kemudian dilarikan ke RSHS. Hingga pukul 17.30 WIB, Eneng, warga kompleks Winakarya II, masih berada di UGD RSHS. Eneng tertembak di leher sebelah kanan. Peluru itu menembus pinggir leher hingga menjebol bagian belakang. Kepala UGD RSHS Sri Wahyu saat dihubungi detikcom menyatakan Eneng sudah sadarkan diri dan saat ini dalam kondisi stabil. Menurut dia, peluru telah menembus kulit leher dan mengenai tonjolan tulang belakang. "Jadi, tulang kelima tulang belakangnya retak," kata dia. Rencananya, Senin (20/8/2007), Eneng akan menjalani operasi. "Operasi dilakukan agar syaraf korban tidak terganggu," ujar dia. (asy/mar)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads