Kurang Makan, Kunarsih Kerap Ambil Makanan Anak Majikannya

Kurang Makan, Kunarsih Kerap Ambil Makanan Anak Majikannya

- detikNews
Minggu, 19 Agu 2007 06:30 WIB
Jakarta - Nasib Kunarsih, TKI yang tewas saat bekerja di Malaysia, benar-benar naas. Selama bekerja, dia tidak mendapat makanan cukup, sehingga kerap mengambil makanan anak majikannya. Akibatnya, pukulan pun sering mendarat di tubuhnya.Makanan yang dia ambil dari anak majikannya adalah coklat dan susu. Demikian data hasil investigasi Migrant Care Malaysia yang dikirimkan kepada detikcom, Sabtu (18/8/2007).Perempuan asal Desa Bakalrejo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah ini, bekerja pada pasangan Goo Eng Keng dan Chen Pei Ee. Di Malaysia, dia tinggal bersama majikannya di 40 Jalan Mawar 1A, Puchong Perdana 47100, Petaling Jaya, Selangor.Kunarsih mulai bekerja pada 11 April 2007. Dia masuk ke Malaysia dengan dibawa agen perseorangan bernama Wahyu. Di Malaysia, dia berada di bawah Agensi Pekerjaan HLZ, yang diurusi Kelly Lau.Agensi Pekerjaan HLZ adalah sebuah agensi pekerjaan, tetapi tidak mempunyai izin untuk mengurus pekerja asing. Biaya yang di ambil oleh Kelly hanya RM 3.500. Sedangkan agensi lain bisa mencapai RM 5.500.Sejak tahun 2003, setiap bulan, AP HLZ mendatangkan 10 orang TKI. HLZ kini sedang dalam proses mendapatkan izin membawa masuk pekerja asing.Pada awalnya, Kunarsih diduga tewas mendadak. Namun pihak rumah sakit mendapati tanda-tanda luka dan lebam di leher dan sekujur tubuhnya. Selain itu, ada patah gigi bagian depan, sehingga kasus ini di laporkan sebagai abnormal death.Saat dokter forensik melakukan bedah siasat "port mortem" terhadap jenazah, ditemukan luka dalam akibat kekeras fisik.Karena Kunarsih mengantongi Hong Leong Insurance, menurut Migrant Care, maka pihak asuransi memberikan biaya pengiriman jenazah sebesar RM 5.000. Selain itu, diberikan pula uang ganti rugi sebesar RM 23.000. (nvt/nvt)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait