Perempuan Jerman Diculik di Kabul Saat Makan di Restoran
Minggu, 19 Agu 2007 05:33 WIB
Kabul - Seorang perempuan bersama dengan teman laki-lakinya sedang menikmati makanan siangnya. Mereka memilih makan di sebuah restoran pizza, di tengah Kota Kabul, Afghanistan.Seorang tentara bersenjata tiba-tiba datang menghampiri mereka. Tak lama, perempuan Jerman itu dibawa pergi. Sedangkan teman laki-lakinya berhasil melarikan diri.Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (18/8/2007) pukul 16.00 WIB. Demikian dilansir dari AFP.Hingga kini, belum ada pihak yang menyatakan bertanggungjawab atas penculikan itu. Sumber di kepolisian lokal, penculikan itu dilakukan oleh gank kriminal dan bukan Taliban yang telah menculik 19 orang Korea Selatan dan seorang insinyur Jerman.Anggota Taliban juga menculik 4 insinyur Afghan yang bekerja di proyek jembatan di negara Asia Tengah dan Timur.Di Kabul, pemerintah Afghanistan mengonfirmasi penculikan perempuan Jerman itu. Sayangnya, dia tidak menjelaskan dengan detil."Hari ini sekitar pukul 1.30 siang (16.00 WIB), seorang perempuan Jerman diculik oleh pria bersenjata tak di kenal," ujar juru bicara Kementerian Dalam Negeri Zemarai Bashary.Organisasi bantuan Kristen, Ora Internasional menyatakan, perempuan tersebut bekerja untuk organisasi tersebut. Dia mulai bekerja di Kabul pada tahun lalu.Juru bicara Ora, Ulf Baumann, mengatakan, pria yang sedang makan siang dengan perempuan 31 tahun itu adalah suami perempuan malang itu.Ora Internasional yang berpusat di Aumuehle, di dekat Hamburg, bukanlah organisasi yang dikuasai satu agama tertentu. Sebab oraganisasi itu membantu siapa saja yang membutuhkan bantuan di berbagai penjuru dunia.Senada dengan Ora Internasional, petugas polisi setempat pun yakin penculikan itu bukan dilakukan Taliban. "Ini bukan perkerjaan Taliban. Ini adalah kasus kriminal dan penculikan dilakukan untuk meminta tebusan. Sepertinya polisi harus menggerebek sarang tersangka untuk menawarkan pembebasan sandera," beber polisi tersebut.Biasanya, Taliban memang menyatakan bertanggung jawab bila telah menculik seseorang. Namun, atas perempuan Jerman tersebut, mereka tidak angkat suara. Taliban dan Al Qaeda yang ada di belakangnya menculik orang-orang asing sebagai strategi baru yang bertujuan agar pasukan internasional menarik diri dari Afghanistan.
(nvt/nvt)











































