Kekerasan Pada TKI Marak, Pemerintah Harus Bertindak Cepat

Kekerasan Pada TKI Marak, Pemerintah Harus Bertindak Cepat

- detikNews
Sabtu, 18 Agu 2007 18:45 WIB
Jakarta - Kasus demi kasus kekerasan kepada TKI masih saja terjadi. Bahkan tidak jarang, akibat kekerasan yang didapat, beberapa TKI pulang tanpa nyawa.Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin pun menyesalkan kasus tersebut. Dia beranggapan, pemerintah harus segera mengambil tindakan cepat agar hal serupa tidak terulang."Kita sangat menyayangkan. Memang masalah TKI di luar negeri tidak mudah diatasi, tapi pemerintah harus bekerja lebih keras lagi," kata Din pada wartawan usai pertemuan lintas agama di Jl Kemiri 24, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/8/2007).Din yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Indonesia Agama untuk Perdamaian (KIAP) ini menilai, banyaknya kekerasan terhadap TKI dikarenakan mayoritas dari mereka bekerja di wilayah domestik. Belum lagi minimnya pendidikan dan penguasaan bahasa dari TKI tersebut."Pemerintah belum maksimal memberikan perlindungan pada TKI. Situasi ini ditambah mayoritas TKI, khususnya TKW, bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Jadi tidakada yang mengontrol. Apalagi sektor domestik ini di hampir semua negara tidak ada UU-nya," tutur mantan Dirjen Penempatan TKI di Luar Negeri ini.Din berharap, penempatan TKI di luar negeri dimasa-masa mendatang betul-betul mempertimbangkan profesionalisme dan skill. Ini penting untuk memperkecil potensi kekerasan pada TKI. (yid/nvt)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads