Bodoh & Miskin untuk 62 Tahun RI

Bodoh & Miskin untuk 62 Tahun RI

- detikNews
Sabtu, 18 Agu 2007 16:05 WIB
Jakarta - Indonesia telah merdeka selama 62 tahun. Meski begitu, kemerdekaan hakiki baru dinikmati oleh segelintir rakyat Indonesia. Kebodohan dan kemiskinan masih mewabah.Penilaian itu disampaikan Ketua Komite Indonesia Agama untuk Perdamaian (KIAP) Din Syamsudin dalam jumpa pers di Jalan Kemiri, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/8/2007).Sejumlah tokoh lintas agama berkumpul untuk menyampaikan pesan kemerdekaan kepada bangsa."Kemerdekaan belum sepenuhnya terwujud karena masih ada fakta kemiskinan, kebodohan, dan penyelewengan jabatan," kata tokoh Islam dari Muhammadiyah ini.Din mengatakan, NKRI yang kuat dan maju akan terwujud apabila kehidupan kebangsaan didasari kerja keras dan kejujuran. Selain itu, pertumbuhan pluralisme dan kemajemukan tetap harus mendapat jaminan."Ini dapat menghindari konflik, baik horisontal maupun vertikal, baik di tingkat pimpinan maupun masyarakat," ujarnya.Sementara Sekretaris Umum Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Richard Dauly menilai kemajemukan dan kebersamaan merupakan hal fundamental dalam membangun dan mengisi kemerdekaan yang sudah berumur 62 tahun."Dengan tetap menjujung tinggi pluralisme dan perdamaian, kita akan dapat meraih cita-cita kita," ujarnya. (ken/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads