Oleh-oleh dari Thailand
Santap Ikan di Restoran Terapung
Sabtu, 18 Agu 2007 12:44 WIB
Ayutthaya - Berkunjung ke Thailand, rasanya kurang afdol jika tidak menyantap makanan setempat. Apalagi makannya di restoran terapung di Sungai Chao Phraya. Muaakin mak nyuuusss...Di atas sungai Chao Praya, Kamis (16/8/2007), perahu yang disulap menjadi Restoran Ruan Rub Rong melaju pelan. Hanya 20 knot/jam saja. Sambil menunggu makanan yang disajikan, wartawan detikcom, Indra Subagja 'cuci mata' menikmati kehidupan masyarakat di pinggir sungai panjang tersebut.Tanpa terasa, satu per satu makanan datang. Hidangan pertama yang disajikan adalah iklan placon. Ikan yang terlihat seperti ikan gabus itu dipanggang selama 30 menit setelah ditaburi daun serai dan garam di atasnya. Sesudahnya, kecap dan sambal diguyurkan. Melihatnya, lidah rasanya tidak sabar ingin segera mencicipi.Belum puas menikmati ikan placon, selanjutnya rombongan dimanjakan dengan menu andalan restoran terapung tersebut, yakni homo tali.Jangan geli dulu mendengar namanya. Homo tali merupakan campuran berbagai makanan laut seperti ikan, udang, cumi dan lainnya. Dengan campuran kare yang gurih, campuran makanan laut itu dimasak sekitar 40 menit lamanya. Kemudian merica dan air kelapa diguyurkan, ikut bergabung menambah sedap harum yang dikeluarkan. Nyuuum...Meski cuma dua menu, kenyangnya minta ampun. Perut rasanya mau meledak. Tak terasa kantuk mulai menyerang. Maklum, semilir angin berhembus di atas perahu yang sampingnya terbuka tersebut.Restoran terapung seperti Ruan Rub Rong tersebar di sepanjang sungai Chao Prhaya yang memiliki lebar 15 meter tersebut. Mereka menjadi salah satu daya tarik wisatawan. Mata dimanjakan dengan pemandangan kota Ayutthaya, perut dimanjakan dengan makanannya. Sedaaap...
(ndr/ana)











































