BIN Bantah Lagi Soal Ucok & Surat Sakti
Jumat, 17 Agu 2007 21:35 WIB
Jakarta - Raden Muhammad Patwa Anwar alias Ucok bukan agen intelijen. Pernyataan itu tegas-tegas dinyatakan Kepala BIN Syamsir Siregar."Ucok itu bukan orang BIN. Supaya ditangkap saja orang yang mengaku BIN. Tidak ada itu," kata Syamsir usai upacara penurunan bendera merah putih dalam rangka HUT ke-62 RI di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (17/8/2007).Syamsir melanjutkan bahwa orang seperti Ucok tersebut tidak pernah ada di lembaganya. Apalagi mengaku-ngaku agen muda golongan III. "Tidak ada orang itu di tempat kami. Tidak tahu di tempat lain, bikin cerita saja," jelas Syamsir.Selain soal Ucok, mengenai adanya surat permintaan BIN kepada PT Garuda Indonesia untuk penugasan Pollycarpus pun ditolak mentah-mentah Syamsir."Surat itu juga tidak ada. Masak kami berani memerintahkan BUMN. Itu urusan internal," tandasnya.Sementara itu mengenai Ucok, sumber di kepolisian menegaskan yang bersangkutan adalah saksi kunci dalam kasus pembunuhan aktivis HAM Munir. Ucok pun kini berada dalam program perlindungan saksi."Ada petugas yang mengawal dia," ujar sumber itu.
(ndr/)











































