Pukul Penjaga Kost, Alumni IPDN Nyaris Dikeroyok Warga
Jumat, 17 Agu 2007 20:09 WIB
Sumedang - Alumni IPDN Waklif Mendri nyaris babak belur. Puluhan warga yang mengetahui bahwa Waklif melakukan pemukulan terhadap penjaga rumah kost Castella Joko Topobudi (42) langsung berdatangan dan hendak memukuli pelaku."Saya langsung menutup gerbang," kata istri Joko, Elisa (32) kepada wartawan di kostan Pondok Castella, Cibeusi, Jatinangor, Jawa Barat, (17/8/2007).Elisa kemudian menjelaskan kronologis kejadian. Menurutnya Waklif datang sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung menanyakan nama Jenny praja asal Papua yang mengontrak di sana."Suami saya menjelaskan kepada dia bahwa yang tinggal di kostan bernama martini, tetapi dia tetap ngotot," imbuh Elisa.Tak lama kemudian Joko lalu meminta agar Waklif untuk pulang dahulu, karena wanita bernama Martini tersebut tengah tidur dan baru pulang pada pagi hari."Suami saya tidak enak membangunkannya. Orang IPDN itu terus pulang, tapi tidak lama kemudian dia berbalik dan langsung memukul suami saya," jelas Elisa.Melihat suaminya jatuh kena pukulan, Elisa langsung reflek menyerang Waklif dan berteriak. "Suami saya luka di wajahnya, kakinya memar, dan tangannya keseleo," ungkap ELisa.Tak lama kemudian puluhan warga sekitar yang mendengar teriakan berdatangan. Dengan maksud agar Waklif tidak babak belur dipukuli, Elisa langsung menutup gerbang."Saya minta dia minta maaf tapi dia tidak mau. Terus saya bilang akan lapor polisi, dia juga bilang tidak takut," urainya.Akhirnya seorang warga yang mengetahui kejadian itu berinisiatif melaporkan peristiwa ini ke Polsek Jatinangor. Petugas sekitar pukul 10.30 WIB datang dan menjemput pelaku."Dia diperiksa polisi, awalnya tidak mengaku. Tapi sekarangd dia sudah mengakui perbuatannya," tandas Elisa.
(ndr/)











































