Upacara Penurunan Bendera di Istana Lebih Santai
Jumat, 17 Agu 2007 17:45 WIB
Jakarta - Upacara penurunan duplikat bendera pusaka di Istana Merdeka, pukul 17.00 WIB, tampak lebih santai. Pertunjukan kesenian lebih banyak ditampilkan dibanding pagi hari.Rangkaian upacara yang dinamakan Upacara Kebesaran Penurunan Bendera Puncak Peringatan HUT ke-62 RI ini dimulai pukul 16.00 WIB di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat (17/8/2007).Upacara ini dimeriahkan dengan marching band Semen Gresik, tari massal dari Kalimantan Tengah, musik bambu dari Kabupaten Alor NTT, paduan suara anak-anak Papua, rampak bedug, rampak kentong dan tari Jejer Gandrung.Meskipun undangan yang hadir tidak sebanyak saat upacara pengibaran, Istana Merdeka masih tampak penuh sesak menjelang upacara yang dipimpin Kolonel Laut Barkah Suharyanto ini.Selain para menteri, tampak pimpinan lembaga tinggi negara, dan perwakilan pelajar Tanah Air.Pasukan Paskibraka yang membawa baki yang akan diserahkan Presiden SBY adalah Ajeng Larasati asal DKI Jakarta. Heru Saputra dari Bangka Belitung menjadi pengerek bendera. Sedangkan Norman Saputra asal Sumatera Selatan menjadi pelipat bendera, dan Kharis Hidayatullah menjadi komandan kelompok.
(fiq/umi)











































