Marinir Benarkan Pembunuh Bos Asaba Tewas Tertembak
Jumat, 17 Agu 2007 13:24 WIB
Jakarta - Kabar tewasnya pembunuh Dirut PT Asaba Boedyharto Angsono, Letnan Dua (Marinir) Syam Ahmad Sanusi, dibenarkan Kadispen Marinir Letkol Novarin G. Syam tertembak peluru aparat di Pandeglang, Banten pada pukul 06.00 WIB."Memang Syam tewas pada saat penembakan pukul 06.00 WIB dan dia tewas di tempat. Kita sudah lama memburunya, " kata Novarin kepada detikcom, Jumat (17/8/2007).Menurut Novarin, saat ini jenazah Syam masih dalam perjalanan menuju RS TNI AL Mintohardjo. "Jenazah diberangkatkan pukul 12.00 WIB menggunakan ambulans. Kemungkinan tiba di Mintohardjo pukul 15.00 WIB," pungkasnya.Syam Ahmad sempat ditahan dari sel tahanan Pangkalan Utama TNI AL, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, 5 Mei 2005 lalu. Dia bersama bekas Kopral Dua (Marinir) Suud Rusli, pada 2003 lalu mengeksekusi Boedyharto Angsono dan pengawalnya anggota Kopassus Edy Siyep.Sejak melarikan diri, jejak Syam bagai ditelan bumi sampai ada kabar dia tertembak aparat di Pandeglang.
(mly/umi)











































