Menakertrans Bukan Cenayang Bisa Prediksi Attitude Majikan

Menakertrans Bukan Cenayang Bisa Prediksi Attitude Majikan

- detikNews
Kamis, 16 Agu 2007 16:47 WIB
Jakarta - Penganiayaan dan pembunuhan terhadap TKI yang sedang mengadu nasib di luar negeri itu merupakan kasus yang harus dihadapi. Kasus pembunuhan dan penganiayaan ini baru ketahuan setelah terjadi."Prinsipnya harus kita lindungi, memang penganiayaan dan pembunuhan itu adalah case. Kita tidak bisa memprediksi attitude majikan," kata Menakertrans Erman Suparno.Erman menyampaikannya usai Refleksi 62 Tahun Kemerdekaan RI di Kantor DPP PKB, Jl Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Kamis (16/8/2007).Menurut Erman, masalah penganiayaan dan pembunuhan TKI ini akan sulit ditangani jika TKI ini diberangkatkan secara ilegal.TKI ArabJenazah 2 TKW yang tewas dipukuli anak majikan pada Sabtu 4 Agustus 2007, menurut Erman, dalam waktu dekat akan segera dipulangkan. Pemerintah Indonesia, lanjut Erman, akan tetap memperjuangkan hak korban dan proses hukum akan terus berjalan."Memang ada kendala, undang-undang di sana tidak sama dengan di tempat kita. Jadi tidak bisa intervensi. Misalnya di Arab, soal pembantu rumah tangga itu, masuk undang-undag keimigrasian bukan tenaga kerja," imbuh Erman. (mly/ana)


Berita Terkait