Bokek, 2 Sejoli Nekat Jambret Tas... Eh Tabrak Kijang

Bokek, 2 Sejoli Nekat Jambret Tas... Eh Tabrak Kijang

- detikNews
Kamis, 16 Agu 2007 12:34 WIB
Jakarta - Heru (18) dan Deby (16) berkencan di Ancol sampai pagi buta. Kantong Heru pun tongpes. Sepasang kekasih ini kompak menjambret. Apesnya, saat kabur, 2 ABG itu menabrak mobil Toyota Kijang, dan akhirnya dipukuli massa.Kejadian berawal saat Heru dan Deby berkencan sambil berboncengan naik motor Satria B 5856 IK warna silver dan hitam. Heru dan Deby sepakat menonton film di bioskop Sunter 21 pada malam hari.Puas menonton film, 2 sejoli ini langsung berjalan-jalan di kawasan Ancol. Uang Heru di kantong pun menipis.Nah... saat hendak pulang ke rumah dan kehabisan uang. Sepasang kekasih ini pun kompak menjambret.Keduanya melihat korban 'empuk' Dwi Novri (22) yang tengah mengendarai motor sendirian di lampu merah Royal Sunter Podomoro, Jakarta Utara, Kamis (16/8/2007) pukul 05.00 WIB.Melihat Dwi yang mengempit tas warna hitam, Deby yang berada di sebelahnya langsung merampasnya. Tas Dwi pun berpindah tangan."Jambreet... jambreeet...!" teriak Dwi spontan. Teriakan Dwi mengundang perhatian warga yang melintas. Mereka langsung berusaha mengejar. Heru langsung menancap gas sekencang mungkin. Bruuummm...!Namun baru melaju 100 meter meninggalkan lokasi, tiba-tiba sebuah mobil Toyota Kijang tampak memutar balik. Heru rupanya tidak dapat menghindar. Braaakkk...!Motor Heru ringsek menabrak mobil. Roda depannya lepas, stangnya remuk. Heru dan Deby pun jatuh terpelanting. Kepala Heru bocor, dan kaki kanannya patah. Sedangkan Deby hanya mengalami luka ringan.Melihat si penjambret roboh, warga yang mengejar langsung menghujani bogeman. Wajah Heru pun babak belur. Bak..buk..bak...buk...!Untungnya polisi datang melerai. 2 Sejoli ini dilarikan ke RSUD Koja, Jakarta Utara, untuk mendapat perawatan."Saya baru pacaran sebulan. Ini pertama kali jalan-jalan. Abis dari Ancol kemaleman. Mau pulang kehabisan duit dan akhirnya menjambret," kata Heru sambil meringis menahan sakit.Deby yang berbaring di bed sebelahnya ikut menimpali. "Habis sih, Mas pake ide menjambret. Tadi seharusnya langsung pulang saja, kan bensin masih cukup. Ngapain ngambil barang milik orang. Jadi kayak gini deh," kata siswi SMP kelas 3 berambut ikal sebahu ini dengan wajah sewot."Sudahlah orang sudah kejadian, pakai diungkit-ungkit," sahut Heru yang masih duduk di bangku SMA Tangerang ini ketus.Dua polisi tampak menjaga tersangka kasus penjambretan ini. Heru dan Deby dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Barang bukti diamankan di Polsek Metro Tanjung Priok. Kedua orangtua Heru maupun Deby belum tampak membesuk. (aan/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads