Tommy 'Libas' Syafruddin Temenggung di Kejagung
Kamis, 16 Agu 2007 09:35 WIB
Jakarta - Meski belum datang ke Gedung Bundar, Kejagung, magnet Tommy Soeharto sudah menyedot wartawan yang meliput di sana. Mantan pejabat yang kasusnya ditangani Kejagung pun diacuhkan.Mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Temenggung, misalnya. Seperti halnya Tommy, dia juga dipanggil penyidik Kejagung, tapi untuk kasus dugaan penyimpangan dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).Syafruddin tiba di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, Kamis (16/8/2007) pukul 08.56 WIB mengendarai Kijang Innova hitam bernopol B 8659 NS.Tak seperti biasanya, kali ini Syafruddin dicueki wartawan Kejagung yang sudah berjaga di depan pintu masuk Gedung Bundar. Puluhan wartawan tidak antusias bertanya ini itu pada Syafruddin.Maklum, para wartawan tidak ingin kehilangan momentum menunggu datangnya pangeran Cendana, Tommy Soeharto, yang akan diperiksa dalam kasus korupsi Badan Penyangga Pemasaran Cengkeh (BPPC).Hanya sekitar 3 wartawan yang berbasa-basi menyapa Syafruddin. "Apa kabar Pak Syaf?" sapa mereka.Syafruddin yang mengenakan kemeja putih dibalut jaket abu-abu hanya tersenyum sambil melambaikan tangan. Dia pun melenggang kangkung masuk ke Gedung Bundar.Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung M Salim mengatakan hari ini Syafruddin diperiksa dalam kasus yang berbeda dengan Rabu 15 Agustus kemarin."Hari ini untuk BLBI. Waktu kemarin kita periksa soal VLCC, dia sanggup hadir hari ini, sebagai mantan Kepala BPPN," ujar Salim.
(nwk/umi)











































