Tips Hindari Kekerasan Pengasuh terhadap Anak

Tips Hindari Kekerasan Pengasuh terhadap Anak

- detikNews
Kamis, 16 Agu 2007 08:23 WIB
Jakarta - Punya pengasuh anak memang membuat pekerjaan Anda jadi lebih ringan. Tapi waspada! Kasus kekerasan yang dilakukan pengasuh terhadap anak sering terjadi."Bentuknya macam-macam, ada yang anak menangis lalu dibentak-bentak. Lalu ada yang ditampar bahkan ditendang," kata psikolog Lia Sutisna kepada detikcom di sela-sela jumpa pers '10 Cara Menjadi Orangtua Efektif' di Hotel Gran Melia, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2007).Untuk menghindarinya, kata Lia, orangtua harus lebih jeli saat memilih pengasuh bagi anaknya. Caranya dengan melakukan observasi terlebih dahulu."Kita harus tahu pengalaman dan keahlian dia. Sebelum diterima, tanya dulu, kalau anak saya nangis, nanti kamu mau ngapain? Kalau dia jawab dia akan elus-elus si anak, dia rayu-rayu, berarti aman. Tapi kalau dia bilang, akan dia marahi, ya sepertinya harus get out," tegasnya.Namun, lanjut Lia, jawaban itu saja tidak cukup. Orangtua harus melibatkan anggota keluarga lainnya untuk mengawasi pengasuh saat orangtua bekerja atau seharian tidak bersama anak."Kalau di luar negeri, umumnya pakai CCTV untuk mengawasi anaknya. Tapi kita cukup minta bantuan Oma atau Opanya, sesekali minta menengok," saran Lia.Menurut Lia, butuh waktu dan kesabaran untuk mendapatkan pengasuh ideal. Tidak ada patokan Anda harus mendapatkannya dari agen. Yang paling penting, pengasuh adalah orang yang punya keahlian dan tahu cara menangani anak."Tidak pandang umur tua atau muda, dari agen atau bukan. Yang penting dia pintar mengurus anak. Kalau sudah cocok, jangan lupa pengasuh diajari karakter anak. Sampaikan keinginan Anda untuk bekerja sama dengan dia," ujar Lia.Tempat ideal anak memang berada dalam asuhan orangtuanya. Namun jika hal itu tidak memungkinkan bagi Anda yang sibuk, utamakan anak diasuh Omanya."Bisa juga di penitipan anak. Memang biayanya lebih banyak, tapi yang paling penting, Anda tidak putus komunikasi dengannya," pungkas Lia.Periksa TubuhnyaKekerasan yang dilakukan pengasuh seringkali tak terungkap. Bisa jadi anak takut untuk mengadu pada orangtua. Yang paling penting, orangtua mewaspadainya."Jika anak berubah keceriaan dan perilakunya, orangtua harus sensitif. Kalau tidak yakin, buka baju anak, lihat apa ada bekas merah atau bengkak," imbau psikolog Frieda Mangunsong. (fiq/aba)


Berita Terkait