SBY Diminta Seleksi Ulang Calon Anggota KPU

SBY Diminta Seleksi Ulang Calon Anggota KPU

- detikNews
Rabu, 15 Agu 2007 14:08 WIB
Jakarta - Kontroversi seleksi calon anggota KPU terus berdengung. Psikotes yang digelar Panitia Seleksi (Pansel) KPU untuk menjaring 45 nama masih menuai kritik.Indonesia Corruption Watch (ICW) bersama 8 LSM lainnya yang tergabung dalam Jaringan Pemantau Seleksi Calon Penyelenggara Pemilu menilai, psikotes yang dilakukan terhadap 270 peserta bukanlah tes yang substansial.Menurut mereka, yang lebih substansial adalah kemengertian anggota KPU terhadap masalah kepemiluan dan integritas berdemokrasi.Jaringan tersebut juga merasa geli lantaran Pansel KPU pernah mengklaim UI sebagai pembuat materi tes. Belakangan, hal itu dibantah UI."Oleh karena itu, kami meminta kepada Presiden SBY untuk melakukan seleksi ulang terhadap 270 peserta," kata Koordinator Nasional JPPR Jeirry Sumampow di Kantor ICW, Jl Kalibata Tengah, Jakarta, Rabu (15/8/2007).Selain itu, jaringan ini juga meminta SBY untuk mengganti pansel yang ada saat ini. Menurut mereka, perombakan pansel ini merupakan langkah yang lebih kompeten daripada mengorbankan hasil seleksi terhadap para calon anggota KPU."Lebih baik mundur barang 1-2 bulan daripada hasil anggota KPU tidak kredibel," imbuh Jeirry.Terkait masalah pembiayaan psikotes, jaringan tersebut mengkritik materi psikotes yang hanya Rp 49 juta atau Rp 175 ribu per orang. Padahal seleksi pimpinan KPK per orangnya mencapai Rp 3,5 juta."Ini upaya untuk mengelak dari persoalan pelaksanaan tertib anggaran sesuai Keppres 80/2003 tentang Pengadaan Barang dan Jasa," pungkas Jeirry. (nvt/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads