26 Calon Pimpinan KPK Lolos Tes Profile Assessment
Rabu, 15 Agu 2007 14:00 WIB
Jakarta - Panitia Seleksi (Pansel) pimpinan KPK mengumumkan ada 26 calon pimpinan KPK yang lolos tes profile assessment. Ekonom Christianto Wibisono dan Direktur Penuntutan Jampidum Antasari Azhar pun lolos tes.26 Calon yang lolos itu adalah AM Krisdarudjati, Ahmad Helmi, Wakil Ketua KPK Amien Sunaryadi, Antasari Azhar, Bibit Samad Rianto, Budi Santoso, Chandra M Hamzah, CH Christianto Wibisono, Daniel Pangaribuan, dan Eddy RS.Selanjutnya Haryanto Hadoon, Haryono, Hening Tyastanto, Iskandar Sonhadji, Iswan Elmi, Justitia Tripurwasani, Leonardus Joko Eko Nugroho, M Saleh Khalid, Mangiring L Toroean, Marwan Effendy, Moch Yasin, Saud Situmorang, Sudibyo Triatmodjo, Surachmin, Waluyo, dan Irjen Pol Purn Sudirman Ail."Dari seleksi yang dilakukan, dari 236 itu kita lakukan tes profile assessment. Kita kecilkan lagi menjadi 75 orang, itu memang tidak kita umumkan. Lalu kami melakukan profile assessment, akhirnya terpilih 26 orang," tutur Ketua Pansel Pimpinan KPK Taufiq Effendi.Hal ini disampaikan Taufiq dalam jumpa pers di di Hotel Santika, Jalan KS Tubun, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2007).Menurut dia, 26 calon itu selanjutnya akan mengikuti 2 tahap tes. Pertama, membuat makalah mendadak. Kedua, wawancara publik pada 3, 4 dan 5 September 2007."Saat itu untuk pertama kalinya mereka ditampilkan ke publik. Publik bisa bertanya, dan mereka bisa menjawab. Tetapi bagaimana bentuknya wawancara publik tersebut, masih kita pikirkan," ujarnya.Setelah wawancara publik, lanjut Taufiq, Pansel Pimpinan KPK memilih 10 calon pimpinan KPK dan rapat pada 6 September.Selanjutnya, Pansel KPK akan melaporkan kepada Presiden SBY mengenai 10 calon yang lolos pada 10 September."Rekam jejak akan terus dibuka hingga 31 Agustus. Semua masyarakat yang punya informasi baik dan buruk tentang calon, silakan disampaikan," kata Taufiq.Dikatakan dia, rekam jejak akan dianalisis Koalisi Pemantau Peradilan (KPP), dan hasilnya akan dilaporkan ke Pansel KPK.Dalam kesempatan itu, Taufiq mengimbau agar calon pimpinan KPK berhati-hati terhadap penipuan. "Kalau ada tawaran yang menjanjikan meloloskan menjadi pimpinan KPK, itu bukan dari Pansel," ujar mantan Menneg PAN ini.
(aan/sss)











































