Diberi Bintang Mahaputra, Gubernur Sumsel Terkejut
Rabu, 15 Agu 2007 13:43 WIB
Jakarta - Sedikit berbeda dengan Mbah Tardjo yang bergembira ria, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Syahrial Oesman, masih terkejut atas tanda kehormatan Bintang Mahaputra Utama yang baru ia terima. Meski merasa bersyukur, ia masih penasaran apa yang menjadi alasan dan pertimbangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku kepala negara menganugerahinya tanda kehormatan setinggi itu. "Saya kurang mengetahui (kriteria penerima tanda kehormatan). Mungkin program kerja yang melibat masyarakat dalam sosialisasi briket batu bara tempo hari. Mungkin juga lumbung energi atau lumbung pangan nasional yang dapat berjalan cepat," ujar Syahrial di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/8). Bila dugaan di atas benar, maka Syahrial mengaku tidak berhak mengkalim bintang kehormatan itu diperuntukkan bagi diri pribadi. Menurut dia, yang paling berhak atas perghargaan dari pemerintah itu adalah seluruh masyarakat Sumsel. "Ini penghargaan terhadap warga. Ini menjadi kebanggan bagi kami untuk lebih semangat membangun Sumsel," ujarnya. Pernyataan serupa juga disampaikan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X yang hari ini juga menerima Bintang Mahaputra Utama. Tanda penghargaan itu bukan untuk jerih payahnya sebagai kepala daerah, melainkan untuk kerja keras seluruh rakyat."Apa artinya saya mengabdi kalau masyarakat tidak ikut membantu? Saya kira juga tidak akan sukses. Ini penghargaan buat seluruh warga," ujar Sri Sultan merendah.
(lh/asy)











































