Sultan Brunei Menangkan Kasus Alquran Emas Mini di Aussie

Sultan Brunei Menangkan Kasus Alquran Emas Mini di Aussie

- detikNews
Rabu, 15 Agu 2007 13:14 WIB
Sydney - Sultan Brunei Hassanal Bolkiah digugat di pengadilan Australia. Penyebabnya, Sultan tidak memenuhi janji untuk membeli Alquran antik mini berlapis emas seharga US$ 8 juta.Penggugatnya adalah pengusaha dari Australia yang tergabung dalam kelompok Garsec.Mereka menggugat lantaran Sultan pernah sepakat untuk membeli Alquran berusia 400 tahun itu sebagai hadiah untuk istri ketiganya pada 2005 lalu.Namun ternyata, jual beli itu tak juga terjadi. Sultan pun dinilai telah melanggar perjanjian. Demikian dilansir dari AFP, Rabu (15/8/2007).Hakim di Pengadilan Tertinggi Australia, Robert McDougall, memutuskan, kasus gugatan tersebut tidak bisa ditangani di Australia. Dengan demikian, gugatan Garsec harus terhenti, dan Sultan pun bebas dari gugatan.Karena peristiwa yang dituduhkan Garsec terjadi di Brunei, maka seharusnya gugatan diajukan di pengadilan Brunei. Namun, tentu saja, di Brunei, Sultan memiliki kekebalan dari tuntutan hukum apapun karena dia adalah pemimpin kesultanan.Direktur Garsec Michael McGurk menilai, keputusan pengadilan itu tak ubahnya sebuah parodi. Dia kecewa berat dengan keputusan itu. "Faktanya, kita bisa pergi ke Brunei untuk mengajukan gugatan hukum melawan Sultan. Tapi bagaimana mungkin kalau ternyata di Brunei dia punya kekebalan hukum," cetusnya.Namun McGurk khawatir, kasus tersebut akan berimbas pada reputasi Sultan sebagai seorang yang dermawan. Sebab, dari hasil penjualan Alquran seukuran kotak korek api itu, Garsec akan menyalurkan 10 persen penjualan ke kegiatan kelompok Islam di Sydney, termasuk ke sekolah Islam."Semua amal sudah habis hari ini sebagai dampak langsung dari keputusan itu," kata McGurk.Dia menambahkan, jika Sultan berubah pikiran dan menginginkan untuk membeli Alquran itu, maka Garsec akan tetap mendonasikan sebagian hasil penjualannya untuk amal.Namun menurutnya, beberapa pembeli di daerah lepas pantai telah menunjukkan ketertarikannya atas Alquran yang diperoleh dari mantan personel rahasia KGB di Rusia itu. (nvt/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads