Jelang Pidato SBY
FPKS Siapkan 'Peluru' Interupsi
Rabu, 15 Agu 2007 11:20 WIB
Jakarta - Pidato kenegaraan tahunan presiden digelar Kamis 16 Agustus 2007 besok di Gedung DPR. FPKS sudah punya rencana untuk melontarkan 'peluru' interupsi."Kita ingin menyampaikan pesan kepada Presiden dan DPR tentang semangat nasionalisme. Nanti kita singgung dengan kontrak kerja bidang pertambangan yang merugikan negara dan mementingkan asing," kata Ketua FPKS DPR Mahfudz Siddiq saat dihubungi detikcom, Rabu (15/8/2007).Selain isu itu, pihaknya tidak membatasi anggotanya yang kritis terhadap isi pidato SBY. Pimpinan fraksi tidak dapat mencegah bila anggotanya tidak berkenan dengan isi pidato SBY."Ya kita buka ruang itu terbuka. Setelah atau dalam bentuk aspirasi lewat interupsi, kita tidak dapat mencegah," imbuh Mahfudz.Namun sejauh ini, FPKS belum memperoleh naskah pidato SBY. Hal ini cukup menyulitkan pihaknya untuk mengkritisi isi pidato. Akan tetapi, FPKS telah menyiapkan poin apa saja yang pantas diinterupsi."Yang pasti nota anggaran harus ada terobosan berarti dalam politik anggaran. Harus bisa menuntaskan utang luar negeri, ada agenda pemberantasan korupsi, dan menutup kebocoran anggaran," pungkas politisi daerah pemilihan (dapil) Indramayu dan Cirebon itu.
(Ari/sss)











































