Titik Rawan Perusakan Rel dan Persinyalan Diwaspadai PT KA
Rabu, 15 Agu 2007 09:51 WIB
Jakarta - Aksi penggergajian di jalur lintas utara di Tegowanu, Grobogan, Jawa Tengah, pada Minggu 12 Agustus lalu membuat PT KA mewaspadai sejumlah titik rawan di jalur utara."Kita sudah mengidentifikasi titik-titik rawan tersebut, karena kejadian perusakan dan pencurian alat-alat milik PT KA di jalur itu sudah berulang kali terjadi," kata Humas Daops IV Warsono ketika dihubungi detikcom, Rabu (15/8/2007).Disebutkan Warsono, beberapa titik yang sudah lebih dari 5 kali mengalami perusakan dan pencurian alat-alat milik PT KA adalah Randu Belatung, Kaligoti, Kaliwungu, Comal, Tegal, hingga Solo."Di daerah itu alat-alat persinyalan sering dirusak," ujar Warsono.Saat ini, imbuh Warsono, yang bisa dilakukan PT KA adalah meningkatkan kewaspadaan dan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan. "Kita kesulitan menambah petugas karena jumlah kita yang terbatas.Dengan jumlah yang terbatas, PT KA hanya bisa memaksimalkan fungsi dan tugas personel yang sudah ada. "Sebenarnya kita tambah orang pun tidak akan berpengaruh apa-apa karena luasnya area yang harus diamankan," tutur Warsono.Meski begitu dia menolak berspekulasi jika kecelakaan KA Gumarang merupakan sabotase yang sistematis dan dilakukan oleh orang-orang dalam yang tidak suka kepada PT KA."Saya tidak mau menduga, biar polisi yang menyelidiki. Tapi kalau memang seperti itu, saya mengimbau, kalau benci sama PT KA, silakan sampaikan, tapi jangan merusak, karena bisa membahayakan banyak orang," pinta Warsono.
(bal/sss)











































