Polisi Kumpulkan 12 Ribu Detonator Ledakan Bom Pasuruan
Selasa, 14 Agu 2007 18:20 WIB
Pasuruan - Petugas kepolisian terus mengumpulkan bahan peledak yang dimiliki Nadir, tersangka ledakan bom di Purworejo, Kota Pasuruan. Sejauh ini, polisi telah menyita detonator sebanyak 12.256 buah.Dari jumlah itu sebanyak 6.422 detonator siap ledak yang telah diisi serbuk TNT, yang masing-masing detonator berisi TNT seberat 1 gram.Juga, diamankan black powder yang berfungsi sebagai campuran TNT seberat 2,5 gram, serta TNT seberat 45,2 kilogram. Polisi, juga berupaya mengungkap darimana Nadzir mendapatkan TNT dalam jumlah besar. Mengingat TNT merupakan bahan peledak yang khusus dimiliki militer."Markas Besar Polri nanti yang akan berkoordinasi dengan TNI," kata Kapolwil Malang Syafrizal Ahiyar di Mapolresta Pasuruan, Selasa (14/8/2007).Bahan peledak yang disita polisi antaa lain berasal dari kediamaan Muhammad Ilham yang telah rata dengan tanah dan rumah Rohmah nenek Nadzir di perkampungan nelayan Desa Ngemplakrejo Kecamatan Purworejo Kota Pasuruan.Di kawasan pesisir Kota Pasuruan ini, diduga Nadzir menyembunyikan seluruh bahan peledak hasil produksinya. Termasuk, sejumlah detonator siap ledak yang telah dibungkus secara rapi. Daerah Ngemplakrejo selama ini, dikenal sebagai kawasan nelayan yang memanfaatkan bom untuk keperluan mencari ikan."Kita juga akan melakukan berbagai langkah untuk menekan penggunaan bahan peledak oleh para nelayan," terang Safrizal.Selama ini, para nelayan menggunakan bom agar ikan hasil tangkapannya lebih banyak. Apalagi, selama ini mereka hanya mengandalkan ekonomi keluarga dari mencari ikan. (mar/mar)
(mar/mar)











































