7 Ormas Pemuda Kumpul Bukan untuk Lengserkan SBY-JK
Selasa, 14 Agu 2007 18:21 WIB
Jakarta - Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-62 tinggal 3 hari lagi. 7 Ormas pemuda berkumpul. Hal yang mereka bicarakan bukanlah untuk melengserkan pemerintahan SBY-JK."Kami mendeklarasikan Badan Kerjasama Indonesia untuk Indonesia. Ini bukan untuk menjatuhkan pemerintah. Justru deklarasi dilakukan untuk memberikan dukungan moril kepada pemerintah," ujar Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Saifullah Yusuf.Hal itu disampaikan dia usai deklarasi di Tugu Proklamasi, Jl Proklamasi, Jakarta, Selasa (14/8/2007).Disampaikan pria yang akrab disapa Gus Ipul ini, apa yang dilakukan para pemuda itu adalah simbol keprihatinan atas banyaknya persoalan yang tengah dihadapi bangsa Indonesia. "Kita ingin memberi dukungan secara moral kepada pemerintah dan semua pihak, hendaknya melakukan amanahnya masing-masing dengan benar," lanjutnya.Dia menambahkan, kemiskinan, bencana alam, dan persoalan lainnya masih belum tuntas. Dan untuk itu, hal-hal tersebut tidak perlu dipolitisasi. "Kita ingin teguhkan sikap kita kembali, kita ingin tetap menjaga Indonesia sebagai rumah kebangsaan agar tidak diganggu dengan ide yang tidak perlu," cetus Gus Ipul.Kalau ditafsirkan sebagai orang muda yang melawan kekuasaan? "Oh tidak, itu jauh sama sekali. Kita jauh dari pikiran seperti itu. Lha wong sebagian dari kita juga anak-anak orang yang berkuasa (pejabat), tapi kita tetap ingin memberikan kritik," pungkasnya.7 Ormas yang berkumpul itu antara lain Gerakan Pemuda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI), Pemuda Pancasila, Pemuda Pancamarga, Pemuda Muhammadiyah, GP Ansor, dan Pemuda Katholik.Hadir dalam acara itu antara lain mantan KSAD Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu, Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) Marsekal Madya Purn Ian Santoso Perdanakusuma, Mantan Kepala Bappenas Kwik Kian Gie, dan Direktur Utama Indobuild Co Pontjo Sutowo. Raja Dangdut Rhoma Irama juga hadir.
(nvt/ana)











































