Wisatawan Asing Tanyakan Flu Burung di Bali
Selasa, 14 Agu 2007 16:05 WIB
Denpasar - Meninggalnya korban Flu Burung Ni Luh Putu Widiantari (29) asal Kabupaten Jembrana, Bali membuat khawatir wisatawan. Mereka mempertanyakan kasus ini. "Sudah ada pertanyaan dari wisatawan tentang kejadian ini yang disampaikan kepada teman-teman di industri pariwisata," kata Kadis Pariwisata Bali Gede Nurjaya di kantor Gubernur Bali, Jl. Basuki Rahmat, Denpasar, Selasa (14/08/2007).Atas masuknya berbagai pertanyaan mengenai kasus flu burung pertama di Bali ini, Nurjaya meminta kalangan pariwisata menjawabnya dengan jujur. "Kita sampaikan saja secara terbuka bahwa benar ada kejadian itu," katanya.Nurjaya pun meminta agar industri pariwisata menjelaskan langkah-langkah yang sudah dilakukan pemerintah provinsi Bali untuk menangani kasus flu burung. Langkah yang sudah dilakukan adalah pemusnahan unggas, diisolasinya daerah korban flu burung, serta perawatan intensif suspect flu burung. "Yang terpenting adalah menyampaikan informasi tersebut secara tepat," kata dia. Nurjaya mengaku tidak khawatir kasus flu burung akan berdampak buruk bagi perkembangan pariwisata Bali. Hingga saat ini, belum ada pembatalan kunjungan wisatawan pasca kematian korban flu burung. Nurjaya menambahkan bahwa kondisi pariwisata Bali saat ini sedang tumbuh dengan baik. Sebanyak 900 ribu wisatawan telah berkunjung ke Bali. Tingkat kunjungan hingga Agustus 2007 meningkat sebesar 35 persen dari periode yang sama tahun 2006.
(gds/asy)











































