Sekolah Diancam Bom, 800 Siswa SMP 8 Semarang Dipulangkan

Sekolah Diancam Bom, 800 Siswa SMP 8 Semarang Dipulangkan

- detikNews
Selasa, 14 Agu 2007 13:37 WIB
Semarang - SMP 8 Semarang yang berlokasi di Kawasan Cinde, Semarang Selatan, geger. Sekitar 800 siswa dipulangkan gara-gara ada ancaman bom. Ancaman melalui telepon itu diterima guru Matematika, Edi Setianto. Dalam ancamannya, si penelepon meminta sekolah segera dikosongkan pada pukul 09.00 WIB, karena sudah dipasangi bom."Dia (si penelepon) mengatakan hal itu dua kali. Setelah itu dia menutup telepon. Dari suaranya, dia laki-laki," kata Edi, Selasa (14/8/2007). Edi segera melaporkan hal itu ke kepala sekolah dan segera meneruskannya ke aparat kepolisian. Sembari menunggu aparat kepolisian datang, kepala sekolah memutuskan memulangkan siswa. "Siswa yang belum sempat melakukan kegiatan belajar mengajar terpaksa dipulangkan lebih awal," ungkapnya Tim Jihandak Polda Jateng tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 09.30 WIB dan langsung menyisir lokasi. Sekitar 1,5 jam kemudian, polisi pulang karena tidak menemukan benda berbahaya apa pun yang dicurigai sebagai bom. Kapolres Semarang Selatan AKBP Imran Yunus membenarkan tim Jihandak tidak menemukan benda berbahaya atau bom. Meski demikian, polisi akan menelusuri asal telepon yang melakukan teror tersebut.Ketika ditanya soal keterlambatan tim Jihandak, Imran menyatakan, pemberitahuan dari pihak sekolah kepada polisi juga terlambat. Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar segera melapor ke pihak polisi jika ada ancaman yang serupa. (try/asy)


Berita Terkait