Tertembak Peluru Nyasar, Rahmat Sempat Dikabarkan Kecelakaan
Selasa, 14 Agu 2007 11:51 WIB
Bandung - Suasana duka menyelimuti kediaman Rahmat, pria yang diduga tewas akibat peluru nyasar di dekat mess Polwan, di kawasan Ciwastra, Bojong Soang, Bandung, Jawa Barat.Rumah berwarna krem di Kompleks GBA Blok C II No 7, Bojong Soang, Bandung, Selasa (14/8/2007) itu dipenuhi pelayat. Warga dan rekan-rekan kerja korban berbaur menjadi satu.Para pelayat saling membicarakan penyebab kematian Rahmat. Aneka dugaan dan kisah bermunculan. Mulai dari kecelakaan hingga penembakan."Kabarnya (kematian Rahmat) akibat kecelakaan. Tapi tadi kata orang RS yang mengantar jenazah, ada luka seperti tertembak di bagian punggungnya," ujar salah seorang pelayat.Eha (38), istri korban, terlihat masih syok. Wanita ini terus menerus menangis sehingga menyebabkan kedua matanya sembab. Eha belum bersedia berkomentar soal peristiwa yang dialami suaminya.Selain istri, Rahmat juga meninggalkan dua anak, yakni M Rizki Priatama Nugraha (13) dan Gea Shifa Nugraha. Seperti mamanya, Rizki dan Gea juga sangat terpukul dengan kejadian ini.Kapolsek Bojong Soang AKP Rundi mengelak saat dimintai konfirmasi mengenai kasus ini. Rundi mengaku belum mengetahui kasus dugaan salah tembak ini."Wah saya belum tahu. Saya baru dengar saja. Ya pokoknya nanti saja persisnya," kilah Rundi.DimakamkanSekitar pukul 11.00 WIB, jenazah Rahmat dimakamkan di TPU di dekat tempat tinggalnya. Puluhan orang pelayat mengantar jasad Rahmat ke tempat peristirahatannya yang terakhir.Sejumlah anggota keluarga Rahmat menghindar ketika didekati wartawan. Mereka tidak mau memberikan komentar apapun mengenai kasus ini.
(djo/sss)











































