SBY Peringati Hari Pramuka dengan Tanam Pohon Bisbul
Selasa, 14 Agu 2007 08:33 WIB
Jakarta - Presiden SBY memimpin upacara peringatan Hari Pramuka ke-46 sebagai ketua majelis pembimbing gerakan Pramuka. Selain SBY, ibu negara Ani Yudhoyono dan sejumlah menteri tampak hadir mengenakan seragam Pramuka lengkap.Puncak peringatan ini dipusatkan di Lapangan Gajah Mada, Kompleks Mendiknas, Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (14/8/2007), pukul 08.00 WIB.Menteri yang hadir dalam upacara itu antara lain Mendiknas Bambang Sudibyo, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menneg Pora Adhyaksa Dault, dan Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto.Presiden akan menyematkan tanda penghargaan Lencana Darma Bakti, Lencana Melati dan Wiratama, kepada 20 tokoh masyarakat dan tokoh Pramuka. Mereka dinilai berjasa karena secara terus menerus mendarmabaktikan diri untuk perkembangan gerakan Pramuka.5 Di antaranya merupakan tokoh dari negara tetangga yaitu Singapura, Thailand, Brunei, Malaysia dan pengurus pramuka Asia Pasifik. Antara lain Chief Comissioner Persekutuan Pengakap Negara Brunei Darussalam, Hj Badar Ali dan Chief Comissioner Singapore Scout Association, Ning Nicholas Tang.Usai upacara, Presiden SBY dan Ani akan menanam pohon langka yaitu pohon mundu dan pohon bisbul.Mengenal Pohon BisbulMenurut kamus Wikipedia, bisbul berkerabat dekat dengan kesemek dan kayu hitam. Nama ilmiahnya adalah Diospyros blancoi A. DC., namun sering disebut dengan nama yang tidak sah: D. discolor Willd. Nama-nama lainnya adalah buah mentega (bahasa Melayu, merujuk pada daging buahnya ketika masak), kamagong, tabang atau mabolo (Tagalog, merujuk pada kulit buahnya yang berbulu halus), marit (Thailand), dan velvet apple (Inggris).Bisbul tumbuh dengan baik di daerah beriklim muson, pada berbagai jenis tanah sampai dengan ketinggian 800 m dpl. Di Filipina, bisbul berbuah antara Juni-September; namun di Bogor buah telah dapat dipetik antara Maret-Mei.Pohon ini terutama ditanam untuk buahnya, yang dapat dimakan segar atau sebagai campuran minuman dan rujak. Kayunya berkualitas baik, coklat kemerahan hingga hitam, bertekstur halus, kuat dan keras; di Filipina (dinamai kamagong) merupakan bahan kerajinan yang berharga dan dilindungi oleh undang-undang.Karena tajuknya yang bagus, pohon bisbul juga kerap ditanam di taman-taman dan tepi jalan.
(fiq/nrl)











































