Hujan Meteor Guyur Belahan Bumi Bagian Utara
Selasa, 14 Agu 2007 01:18 WIB
Sheffield - Ribuan orang di belahan bumi bagian utara mendapat persembahan alam spektakuler berupa kilatan-kilatan bintang jatuh yang dinamakan hujan meteor Perseid. Peristwa rutin ini bertepatan dengan waktu bulan baru yang menyuguhkan sajian apik tiap tahunnya.BBC, Senin (13/8/2007), merilis bahwa hujan meteor ini berlangsung selama dua minggu. Namun puncaknya terjadi pada hari Minggu dini hari waktu setempat.Hujan meteor Perseid paling jelas disaksikan dari lokasi yang terletak di dekat konstelasi Perseus, yaitu di Eropa bagian barat dan Amerika Utara. Dr Robert Massey dari Perkumpulan Astronomi Kerajaan Inggris mengatakan sekitar 100 meteor tampak tiap jamnya bila langit cerah.Partikel KecilHujan meteor Perseid yang terjadi tiap tahun disebabkan tatkala serpihan kecil, seukuran pasir, yang masuk ke atmosfir saat bumi mengorbit melewati ekor komet Swift Tuttle. Partikel tersebut menerobos atmosfir dengan kecepatan sangat tinggi hingga 50 km/jam lalu terbakar.Kejadian ini menyebabkan udara di sekitar serpihan menjadi luar biasa panas dan akhirnya memunculkan cahaya.Profesor astronomi dari Universitas Sheffield, David Hughes, mengatakan partikel biasanya terbakar pada ketinggian 97 sampai 193 km dari permukaan bumi. "Kita sudah melihat kejadian ini selama bertahun-tahun. Pertama kali kejadian ini tercatat pada 1.000 tahun yang lalu," katanya.Sebagai 'bonus', penikmat hujan meteor juga bisa menyaksikan Planet Mars, yang mana keberadaannya tampak seperti titik merah terang di langit timur setelah tengah malam.
(gah/fiq)











































