HP Jimly Alamat MK Pertama
Selasa, 14 Agu 2007 00:48 WIB
Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) kini boleh berbangga hati. Lembaga yang telah genap berusia 4 tahun itu sekarang telah memiliki kantor sendiri.Sejak dibentuk DPR pada 2003 silam, MK telah berulang kali berganti kantor. Hotel Santika dan ponsel milik Ketua MK Jimly Asshiddiqie pun dijadikan alamat pertama MK."Alamat kantor MK menggunakan nomor handphone Ketua MK," jelas Sekjen MK Janedjri M Gaffar saat memberikan sambutan peresmian gedung baru di Jl Medan Merdeka Barat No 6, Jakarta, Senin (13/8/2007).Setelah itu, kantor MK pindah ke Plaza Centris, Jl HR Rasuna Said, Jakarta. Namun, ternyata kantor baru ini masih kurang memadai, lapangan parkir Plaza Centris pun disulap menjadi kantor bagi pegawai MK."Untuk kegiatan sidang, kita harus meminjam ruangan di Gedung Nusantara IV Kompleks MPR/DPR, Mabes Polri, dan ruangan di RRI," kenang Janedjri.Pada 2004, melalui perjanjian dengan Depkominfo, MK pun dapat menempati lahan di Jl Medan Merdeka Barat No 4. Meski telah menempati kantor baru, MK merasa kantor berlantai 4 tersebut dirasa masih belum cukup.Pada 19 April 2004, Jimly mengirimkan surat kepada PT Telkom. Melalui surat bernomor 52/KA.MK./IV/2004 itu, Jimly meminta agar lahan kosong di Jl Medan Merdeka Barat No 6 dapat dipergunakan MK.Permintaan MK itu pun disetujui Dirut PT Telkom Kristiono pada 21 Desember 2004. Melalui surat bernomor TEL 1433/LG.000/SEK-70/2004 Telkom setuju untuk menjual lahan seluas 4.420 m2 dan bangunan seluas 922 m2 dengan harga sesuai NJOP sebesar Rp 49,104 miliar.Pada 17 Juni 2005, MK pun memulai untuk membangun gedung yang baru. Jimly pun menyempatkan diri untuk meresmikan pemancangan tiang pertama pembangunan gedung baru itu.Dua tahun berselang, cita-cita MK untuk memiliki gedung baru terwujud. Tepat hari jadi yang ke-4, atau pada 13 Agustus 2007, gedung yang berdiri tepat setelah gedung lama itu diresmikan Presiden SBY.Gedung berarsitek modern itu memiliki 2 bagian. Pada gedung utama, sangat mirip sekali dengan Gedung Capitol milik senat AS. Gedung ini digunakan sebagai tempat persidangan.Sedangkan gedung kedua diperuntukkan bagi ruangan kantor. Gedung ini memiliki 16 lantai. Di gedung inilah 9 hakim konstitusi membedah undang-undang yang dinilai masyarakat bertentangan dengan UUD 1945.MK pun berharap gedung baru ini dapat menjadi rumah konstitusi bagi seluruh rakyat Indonesia.Sebagai kehormatan, ponsel N 9100 milik Jimly diabadikan di aula Gedung MK yang baru. Selain ponsel, juga dipajang tas milik hakim kostitusi AchmadRoestandi yang digunakan untuk pemilihan ketua MK untuk pertama kali.
(ary/gah)











































