Tersangka Kasus Asabri Dicecar 37 Pertanyaan

Tersangka Kasus Asabri Dicecar 37 Pertanyaan

- detikNews
Senin, 13 Agu 2007 19:45 WIB
Jakarta - Pemeriksaan 2 tersangka kasus korupsi PT Asabri, eks Dirut Asabri Mayjen Purn Subarda Midjaja dan pengusaha Henry Leo, oleh penyidik Kejagung masih berlangsung. Kedua tersangka diberondong puluhan pertanyaan."Ada 37 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik," kata pengacara Subarda, Andi M Asrun, di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (13/8/2007).Menurut Andi, pertanyaan yang dilontarkan penyidik seputar kerjasama Subarda dengan Henry Leo serta pencairan dan transfer uang ke rekening pribadi Subarda.Andi menyatakan, ada tiga kesalahan fatal dalam analisis tim penyilidik. Pertama, Subarda tidak pernah menyerahkan kuasa kepada Henry Leo untuk mencairkan dana bunga deposito. Secara fungsional hal itu tidak diperbolehkan karena Henry Leo bukan orang dalam Asabri.Kedua, lanjut Andi, alamat perusahaan patungan yang didirikan Subarda dan Henry keliru. Subarda juga tidak pernah berhubungan dengan notaris yang berada di Bogor.Ketiga, bukti transfer ke rekening Subarda diragukan. Pada kolom tanggal dan keterangan sama-sama diberi tanggal transfer. Sementara itu karakter huruf berlainan."Maka kami melihat banyak kejanggalan-kejanggalan yang tidak masuk akal dalam bukti- bukti yang diajukan tim penyidik. Dari 5 rekening, hanya 2 yang bisa ditelusuri," kata Andi.Dia memastikan Henry Leo dan Subarda tidak akan ditahan sebab belum ada berita acara penahanan yang ditandatangani keduanya."Pemeriksaan akan terus berlanjut, masih ada beebrapa item akan dicek. Soal kapannya, kita menunggu setelah pemanggilan," ujarnya.Henry Leo tiba di Kejagung pukul 09.35 WIB sedangkan Subarda Midjaja tiba pukul 10.05 WIB.Kedua tersangka diduga menggunakan dana (deposito) milik PT Asabri sebesar Rp 410 miliar untuk dijadikan jaminan kredit tanpa persetujuan dewan komisaris PT Asabri. Kasus ini terjadi antara tahun 1995 hingga 1997. (fiq/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads