Agen BIN Ucok Pernah Minta Ki Gendeng Santet Munir

Agen BIN Ucok Pernah Minta Ki Gendeng Santet Munir

- detikNews
Senin, 13 Agu 2007 16:24 WIB
Jakarta - Nama baru dalam blunder kasus Munir muncul. 'Pendatang baru' itu adalah Raden Mohammad Patma Anwar alias Ucok alias Empe alias Aa. Pengacara Pollycarpus Budihari Priyanto, M Assegaf, menyatakan Ucok adalah agen BIN. Hal itu sesuai dengan memori permohonan peninjauan kembali (PK) yang diajukan oleh Kejari atas putusan MA yang membebaskan Polly dari tuduhan pembunuhan Munir."Ucok bersama rekannya Sentot dan Wahyu Suronto juga pernah mengunjungi rumah Ki Gendeng Pamungkas untuk menyantet Munir, namun tidak bertemu Ki Gendeng," kata Assegaf menyitir apa yang termuat dalam memori PK, di kantornya, Jl Haji Samali, Jakarta Selatan, Senin (13/8/2007).Menurut Assegaf perintah membunuh itu datang dari salah seorang petinggi BIN pada tanggal 8 atau 9 Juli 2004."Ucok didatangi oleh Sentot yang mengatakan kalau saksi dan Sentot mendapat tugas dari Bapak Manunggal Maladi (Deputi II BIN) untuk membunuh Munir sebelum pemilihan presiden," jelas Assegaf. (ndr/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads