Identifikasi 3 Korban Bom Pasuruan Cocok dengan Pengakuan Keluarga
Senin, 13 Agu 2007 13:06 WIB
Surabaya -
Setelah melalui serangkaian proses otopsi yang berlangsung hingga 7 jam lamanya, Polda Jatim akhirnya memberikan kesimpulan identitas 3 korban ledakan Pasuruan cocok dengan keterangan pihak keluarga."Setelah melakukan pemeriksaan ante dan post mortem atau identifikasi dan otopsi didapatkan kesimpulan ketiga korban cocok," kata Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol Rudi Herdisampurno kepada wartawan di Balai Wartawan Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani, Senin (13/8/2007).Dia menambahkan, tewasnya Mansur dikarenakan pendarahan di selaput otak yang meluas dan pecahnya tengkorak kepala. Lalu tewasnya Marsiti dikarenakan badannya yang hancur dan Yusuf tewas akibat kerusakan multiple organ vital akibat efek ledakan bom.Sementara itu, tim dokter forensik RSU dr Soetomo Surabaya yang diwakili oleh prof Dr dr Soekry Erfan Kusuma SpF mengatakan, dengan metode disaster victim identification korban Marsiti tewas akibat tubuhnya yang hancur karena dekat dengan lokasi ledakan."Sedangkan Yusuf yang mengalami kerusakan multiple organ karena lokasi agak jauh terkena ledakan. Sedangkan Mansur yang mengalami tengkorak kepala pecah, efek ledakan yang melemparkan tubuhnya hingga kepalanya membentur tembok," tambahnya.Sementara menurut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Pudji Astuti, pemilik rumah masih dalam pemeriksaan di Polresta Pasuruan dan polisi masih mengejar Nadir yang diduga merupakan pemilik bom ikan tersebut.
(fat/mar)










































