Nyawa Jadi Taruhan, Penggergaji Rel Harus Dihukum Berat

Nyawa Jadi Taruhan, Penggergaji Rel Harus Dihukum Berat

- detikNews
Senin, 13 Agu 2007 06:12 WIB
Jakarta - KA Gumarang anjlok akibat penggergajian rel sepanjang 5 meter. Pelakunya pun harus dikenai hukuman berat karena nyawa manusia menjadi taruhannya."Pelaku meskinya harus dihukum berat. Ini menyangkut nyawa manusia jadi harus yang adil. Untung ini di pinggir jembatan, kalau dari Jakarta kan bisa masuk sungai dan makin parah," kata Kahumas PT KA Daops IV Semarang Warsono kepada detikcom, Senin (13/8/2007).Warsono belum dapat memastikan, insiden ini akibat sabotase atau orang yang ingin mencuri. Namun menurutnya, jika oknum ini ingin mencuri bisa mengambil rel di atas jembatan "Kalau mau mencuri rel di atas jembatan, bawa baut itu gampang. Nggak usah motong rel segala. Wong itu lebih mudah," ujarnya.Menurut Warsono, masalah motif pelaku ini semua diserahkan ke pihak yang berwenang. "Yang bisa menentukan pencuri atau sabotase itu yang berwenang. Yang jelas, rel saya diputus oleh orang yang tidak bertanggung jawab," tegasnya. (mly/ziz)


Berita Terkait