Warga Manggarai Diteror Segera Bebaskan Lahan Demi DDT

Warga Manggarai Diteror Segera Bebaskan Lahan Demi DDT

- detikNews
Minggu, 12 Agu 2007 14:11 WIB
Jakarta - Warga Manggarai masih belum merelakan tanahnya untuk proyek Double-double Track (DDT) karena harga yang tak sesuai. Setahun belakangan mereka mengaku diteror pihak pembebas tanah.Bentuk intimidasi yang dirasakan warga Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan, terutama RT 17, 18 RW 10, beragam. Mulai dari rayuan hingga gertakan."Mereka sering datang langsung ke rumah meminta kami menyerahkan tanah. Kalau tidak, ini akan diproses di pengadilan," cerita Yatno saat mengadu ke kantor PBHI, Jl Salemba I, Jakarta Pusat, Minggu (12/8/2007).Namun warga masih bersikukuh tidak melepas tanah miliknya. Alasannya, harga pembebasan tanahnya jauh di bawah nilai jual objek pajak (NJOP)."NJOP 2004 tertera Rp 1,4 juta untuk per meternya. Tapi ini hanya dihargai Rp 300 ribu, tanpa negosiasi. Kami sebetulnya setuju asal itu sesuai NJOP. Inikan proyek pemerintah," sesal Yatno.Sesuai kesepakatan antara warga dengan pemerintah setempat tertanggal 18 Januari 2007, proyek DDT harus dihentikan sementara hingga ada kesepakatan harga dan negosiasi. "Namun kesepakatan itu banyak dilanggar. Warga masih diminta menyerahkan tanahnya dengan harga Rp 300 ribu," imbuh perwakilan PBHI Dedi Ahmad. (ana/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads