Hadiri Acara HTI, Din Syamsuddin Bantah Cari Dukungan Pilpres 2009
Minggu, 12 Agu 2007 13:25 WIB
Jakarta - Dalam acara Kilafah Internasional yang digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/8/2007), Din Syamsuddin hadir menjadi penceramah. Kehadirannya dicium sebagai upaya menyukseskan rencana dicalonkannya dia menjadi Wapres di Pilpres 2009 oleh PKS. Apalagi Hizbut Tahrir Indonesia sebagai penyelenggara sempat mengatakan akan berubah menjadi parpol.Namun hal itu dibantah oleh pria yang selamat dari kecelakaan Garuda terbakar di Yogyakarta itu. Kehadirannya di acara yang digelar HTI atas undangan semata."Ini tidak ada kaitannya dengan politik. Saya hadir di sini atas undangan dan kita harus menjaga hubungan baik dengan sesama umat Islam. Saya tiap hari diundang oleh agama-agama lain, bahkan saya menjadi pembicara tetap agama Kong Hu Cu. Masa diundang sesama agama Islam sendiri tidak mau," kata Din usai berceramah di acara Kilafah Internasional.Din memuji HTI yang konsisten memperjuangkan syariat Islam di Indonesia tanpa kekerasan. Kendati begitu, dia tidak sepenuhnya sependapat dengan HTI."Kilafah itu dalam Islam maknanya luas. Silahkan saja Hizbut Tahrir menganggap Kilafah Islamiyah sebagai kepemimpinan Islam. Tapi dalam Islam kilafah banyak persepsi. Misalnya setiap orang adalah kilafah atau pemimpin dalam dirinya sendiri," jelas Din.
(ana/sss)











































