Jalan-jalan ke Kota Tua
Menengok Rumah Gubernur VOC
Sabtu, 11 Agu 2007 15:46 WIB
Jakarta - Salah satu bangunan yang patut dikunjungi saat berwisata ke kawasan Kota Tua Jakarta adalah Toko Merah. Letaknya di Jalan kali Besar, Jakarta Barat. Hanya sekitar 50 meter dari Museum Fatahillah.Sesuai dengan namanya, bangunan ini terbuat dari bata merah. Banyak orang menganggap bangunan ini dibangun dengan gaya oriental namun sebagian lagi menganggapnya dibangun masih dengan gaya Barok Klasik.Letaknya persis menghadap Sungai Ciliwung. Pada masanya kawasan sepanjang Kali Besar tersebut merupakan kawasan central ekonomi kota Batavia. Toko Merah dibangun tahun 1730 oleh Gustaaf Willem Baron van Imhoff. Sempat menjadi rumah para Gubernur Jenderal VOC antara lain; Jacob Mossel (1750-1761), Petrus Albertus van der Parra (1761-1775), Reinier de Klerk (1777-1780), Nicolaas Hartingh, dan Baron van Hohendorf.Bangunan ini juga pernah digunakan untuk akademi maritim (Academie de Marine). Akademi ini diresmikan 7 Desember 1743. Selain sebagai kampus, gedung itu juga menjadi asrama para kadet.Namun kini kondisi Toko Merah sangat mengenaskan. Walau masih berdiri tegak. Tak terlihat lagi kemewahannya sebagai bekas kediaman seorang Gubernur Jenderal.Beberapa kacanya tampak pecah. Di depan pintunya bertumpuk pakaian milik para tuna wisma. Begitu pula dengan pagar di sisi-sisi rumah yang kini berubah fungsi menjadi jemuran. Sungguh menyedihkan.Padahal bangunan tersebut dilindungi sebagai Cagar Budaya berdasarkan UU RI Nomor 5 tahun 1992 dan Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 475 tanggal 29 Maret tahun 1993. keterangan tersebut tertera dalam sebuah plakat di depan Toko Merah tersebut.Kawasan Kota Tua Jakarta memang memerlukan pembenahan, sayang sekali jika gedung-gedung yang memiliki nialai sejarah dibiarkan terbengkalai dan kumuh.
(rdf/nrl)











































