Surat Berstempel BIN Diberikan Polly Langsung ke Indra Setiawan

Surat Berstempel BIN Diberikan Polly Langsung ke Indra Setiawan

- detikNews
Sabtu, 11 Agu 2007 14:16 WIB
Jakarta - Pengacara eks Dirut Garuda Indra Setiawan membenarkan bahwa kliennya mengeluarkan surat tugas pada Pollycarpus untuk berdinas di pesawat yang ditumpangi Munir setelah mendapat surat tertulis dari BIN.Menurut pengakuan Indra, "surat sakti" dari BIN itu diberikan langsung Pollycarpus kepada dia."PC yang menyampaikan langsung surat tersebut kepada Indra di (Hotel) Sahid, sekitar bulan Juli. Itu berdasarkan pengakuan Indra di BAP," kata pengacara Indra, Antawirya J Dipodiputra, di Jakarta, Jumat, (10/8/2007).Menurut Antawirya sehelai surat tersebut ditandatangani langsung oleh petinggi BIN. "Jadi Pak Indra tidak bisa menolak. Surat itu berkop BIN dan AS (inisial pejabat BIN-red) yang menandatanganinya. Di sana disebutkan rincian alasan penugasan itu. Di bawah surat itu juga ada tembusan ke berbagai pihak seperti Menneg BUMN," ungkap Antawirya.Salah satu rincian penugasan itu untuk memastikan keamanan penerbangan. Indra punmenerima surat itu karena surat itu dikirim resmi oleh lembaga pemerintah."Dulu kan sedang rawan terkait bom Bali. Lagian di surat itu tidak disebutkan adaperintah membunuh. Hal-hal umum saja yang disebutkan jadi tidak ada masalah,"imbuhnya.Namun mengapa Pollycarpus yang diminta untuk melaksanakan tugas itu? "Saya tidaktahu alasan itu, tapi secara nonformal Polly sering mendapat tugas menjadicorporate security di Garuda, namun secara formal ya baru setelah keluarnya suratitu," tutur Antawirya.Lebih lanjut Antawirya menjelaskan banwa Pollycarpus memang dianggap orang yangmampu, karena yang bersangkutan kerap menjadi penengah kala Garuda menghadapipersoalan terutama mengenai karyawan."Dulu dia pernah menjadi penengah saat ramai-ramai pilot mogok," ujarnya.Mengapa pertemuan antara Polly dan Indra saat menyerahkan suratitu terjadi di Sahid, padahal itu adalah tugas kantor yang resmi?"Pak Indra itu biasa bertemu tamu-tamunya dan rekan-rekannya di Sahid. Tanya ajasemua orang di Sahid pasti kenal dia. Lagian surat itu kan sangat rahasia dariinstansi resmi," imbuh Antawirya.Sementara itu, saat dikonfirmasi detikcom, kuasa hukum Pollycarpus, M Assegaf, mengatakan akan menyurati BIN untuk mempertanyakan pengakuan Indra Setiawan. Menurutnya, tidak masuk akal BIN menerbitkan surat terkait upaya pembunuhan terhadap aktivis HAM Munir."Keterangan Pak Indra membuat dugaan keterlibatan orang BIN makin kental. Tidak masuk akal jika BIN secara terang-terangan mengeluarkan surat untuk melakukan rangkaian konspirasi pembunuhan. Karena dalam beraksi, intelijen biasanya silent operation," beber Assegaf.Keterangan dari BIN sangat penting. Sebab, Assegaf mengatakan, permintaan tertulis (terbang ke Singapura sebagai staf perbantuan di Corporate Security) dari As'ad juga dimasukkan ke memori PK atas kliennya Pollycarpus."Keterangan Indra Setiawan, surat tugas Polly adalah karena permintaan tertulis dari As'ad. Itu ada di berita acara Indra yang juga dimasukkan ke memori PK atas Polly," kata Assegaf. (ndr/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads